Jenis Olahraga yang Bisa Dilakukan Sesuai Usia - Male Indonesia
Jenis Olahraga yang Bisa Dilakukan Sesuai Usia
Sopan Sopian | Sport & Hobby

Pada umumnya, orang memang sering memilih jenis olahraga yang sesuai dengan minat, serta kebutuhan. Faktanya, meskipun banyak pria mengurangi tingkat aktivitas mereka, tetap aktif adalah cara paling pas untuk mempertahankan kesehatan sepanjang hidupnya.

Photo: Sopian/doc. Male Indonesia

Sepeti telah diketahui, melakukan olahraga rutin sangat dibutuhkan untuk menjaga kebugaran dan kesehatan. Namun, jika tidak dilakukan hati-hati bisa menyebabkan cidera. Itu sebabnya Anda perlu memilih jenis olahraga sesuai kondisi dan kebutuhan tubuh. 

Karena kondisi tubuh juga berubah dari masa ke masa sehingga tidak semua jenis latihan cocok untuk semua golongan usia. Maka dari itu, mengutip dari berbagai sumber, Anda perlu ketahui jenis olahraga yang tepat sesuai dengan usia Anda.

Olahraga untuk Usia 20-an
Anda berada di puncak fisik di usia 20-an. Waktu reaksi tercepat dan VO2 max tertinggi, tingkat maksimum di mana tubuh dapat memompa oksigen ke otot. Setelah puncak ini, VO2 max Anda berkurang hingga satu persen setiap tahun dan waktu reaksi Anda melambat setiap tahun. 

Berita baiknya adalah aktivitas fisik yang teratur dapat memperlambat penurunan ini. Membangun massa otot tanpa lemak dan kepadatan tulang pada usia ini membantu Anda mempertahankannya di tahun-tahun berikutnya.

Caranya dengan variasikan olahraga Anda dan jaga agar tetap menyenangkan. Anda bisa coba rugby, rowing, atau boot camp. Jika Anda berolahraga secara teratur, dapatkan saran dari ahli olahraga untuk membuat jadwal olahraga.

Olahraga dengan progresif yang memanipulasi berbagai aspek pelatihan seperti intensitas, volume, dan jenis latihan untuk mengoptimalkan kinerja Anda dan memastikan Anda mencapai puncak untuk acara latihan yang direncanakan, seperti triathlon.

Olahraga untuk Usia 30-an
Karena karier dan kehidupan keluarga semakin intensif di usia 30-an, Anda harus menjaga kebugaran dan kekuatan kardiovaskular untuk memperlambat penurunan fisik normal. Jika Anda memiliki pekerjaan yang tidak menentu, pastikan Anda mempertahankan postur tubuh yang baik dan tidak memaksa tubuh duduk lama dan melakukan aktivitas lebih lainnya. 

Cobalah menaiki tangga untuk menggunakan kamar mandi di lantai lain, atau berdiri ketika menerima panggilan telepon sehingga Anda bergerak setiap setengah jam. Anda perlu bekerja cerdas. Coba latihan interval intensitas tinggi. 

Di sinilah keluarkan tenaga Anda untuk aktivitas berintensitas tinggi hingga 80 persen dari detak jantung maksimum, seperti lari cepat dan bersepeda. Lalu akhiri dengan periode latihan intensitas rendah. Latihan semacam ini baik untuk orang yang memiliki keterbatasan waktu karena dapat dilakukan dalam 20 menit.

Olahraga untuk Usia 40-an
Kebanyakan orang mulai menambah berat badan di usia 40-an. Latihan ketahanan adalah cara terbaik untuk mengoptimalkan pembakaran kalori untuk mengatasi akumulasi lemak dan membalikkan hilangnya tiga hingga delapan persen massa otot per dekade. 

Pelatihan ketahanan selama sepuluh minggu dapat meningkatkan berat badan hingga 1,4 Kg, meningkatkan laju metabolisme istirahat sebesar tujuh persen, dan mengurangi berat lemak sebesar 1,8 Kg.

Cobalah kettlebell atau mulai program latihan angkat beban di gym. Bisa juga dengan berlari. Anda mendapatkan lebih banyak keuntungan dengan berlari dibandingkan berjalan. *** (SS)

SHARE