Sun Life Kampanyekan Kesehatan #LiveHealthierLives - Male Indonesia
Sun Life Kampanyekan Kesehatan #LiveHealthierLives
Sopan Sopian | Whats Up

PT Sun Life Financial Indonesia (“Sun Life Indonesia”) kembali mengajak masyarakat khususnya generasi muda Indonesia untuk menerapkan investasi kesehatan, sebagai faktor penting dalam mendukung produktivitas dan kualitas hidup di masa datang. 

Mengusung kampanye kesehatan ‘Live Healthier Lives’, Sun Life mengajak generasi muda untuk menjaga kesehatan secara holistik, baik dari segi fisik, mental, maupun finansial, guna mempersiapkan diri menyambut bonus demografi pada 2030. 

Badan Pusat Statistik (BPS) memprediksi Indonesia akan mencapai bonus demografi pada 2030 mendatang, sebuah kondisi langka, ketika jumlah penduduk berusia produktif akan mendominasi, bahkan mencapai 64% dari total populasi tanah air. 

Jika didukung kualitas masyarakat yang baik, bonus demografi ini akan menjadi mesin pendorong pertumbuhan ekonomi bangsa. Namun di sisi lain, jika kualitas masyarakatnya kurang baik, generasi ini justru akan menjadi beban baru bagi negara. 

“Sebagai generasi penerus sekaligus motor penggerak bangsa, generasi muda Indonesia perlu membekali diri dengan investasi kesehatan yang baik. Bukan hanya dari segi fisik maupun mental, kesehatan finansial pun memiliki peran krusial dalam membangun generasi yang berkualitas dan produktif," tutur Elin Waty, Presiden Direktur Sun Life Indonesia.

Lebih lanjut, kata dia, bukan perkara mudah, melihat ancaman kesehatan yang dihadapi generasi muda saat ini tidak bisa dianggap sepele. 

Hasil riset Analisis Beban Penyakit Nasional dan Sub Nasional Indonesia Tahun 2017 yang dilakukan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Badan Litbangkes) bekerjasama dengan Institute For Health Metrics and Evaluation (IHME) mengungkap bahwa 70% kematian dini di Indonesia disebabkan oleh penyakit tidak menular (PTM). 

Seperti diketahui bersama, faktor penyakit tidak menular terkait erat dengan pola hidup tidak sehat, seperti makan tidak seimbang dan kurangnya aktivitas fisik. Sedangkan dari sisi finansial, hasil survey nasional literasi dan inklusi keuangan 2016 dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat baru 27% masyarakat usia produktif yang memiliki tabungan masa depan. 

Sedangkan penetrasi asuransi jiwa di Indonesia baru mencapai 7%[ Otoritas Jasa Keuangan, 2017]. Kondisi ini memicu Sun Life untuk kembali mengingatkan masyarakat untuk memprioritaskan kesehatan mereka sejak dini, melalui kampanye kesehatan ‘Live Healthier Lives’.

Di Indonesia, kampanye ‘Live Healthier Lives’ digaungkan melalui beragam aktivitas, dan kampanye ini merupakan bagian dari inisiatif regional perusahaan. 

“Sun Life berkolaborasi dengan berbagai pihak serta menginisiasi beragam aktivitas terkait untuk menjangkau lebih banyak orang. Sebagai lanjutan dari kampanye yang telah kita mulai tahun lalu, sekarang kami menggandeng Ibnu Jamil dan Kelly Tandiono, yang selama ini aktif menjalani hidup sehat untuk membantu kami menyebarkan semangat ‘Live Healthier Lives’," ujar Shierly Ge, Chief Marketing Officer Sun Life Indonesia.

Selain itu, tambah Shierly, pihaknya juga menggelar vlog competition dan ragam kegiatan bersama komunitas dan juga anak-anak yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya investasi kesehatan baik fisik, mental, maupun finansial. 

"Inisiatif ini sejalan dengan misi Sun Life untuk terus mendampingi masyarakat Indonesia dalam meraih masa depan yang lebih sehat dan sejahtera,” ujar Shierly Ge, Chief Marketing Officer Sun Life Indonesia.

SHARE