Ketika UFO Pertama Kali Terlihat di Bumi - Male Indonesia
Ketika UFO Pertama Kali Terlihat di Bumi
MALE ID | Story

Eksistensi makhluk asing di planet lain masih misteri dan terus diteliti oleh ilmuwan di Bumi. Berbagai upaya dilakukan. Salah satunya dengan mengirimkan satelit atau wahana antariksa menuju planet di luar Bumi, termasuk mencari keberadaan alien.

Photo: Needpix

Seusai Perang Dunia II, seorang pilot bernama Kennet Arnold mengaku melihat benda asing di langit yang menyerupai pesawat. Benda itu kemudian disebut sebagai unidentified flying object atau UFO. Penampakan UFO di dekat Gunung Rainier, Washington DC, Amerika Serikat, terjadi pada 24 Juni 1947.

Seperti dilansir dari History, Arnold segera membuat laporan, isinya menggambarkan peristiwa yang dialaminya. Dalam laporannya, ia menceritakan ada benda terbang berwarna perak berkilau melewati Gunung Rainer.

Penampakan UFO secara luas menjadi insiden pertama pada era modern dan mengarah pada istilah piring terbang.

Mencari Pasukan Marinir
Perang Dunia II adalah awal dari perkembangan roket dan senjata terbang lain. Sejumlah pilot sekutu yang menerbangkan pesawat pada malam hari harus berhati-hati dengan pergerakan benda terbang.

Setelah perang berakhir, kehati-hatian ini tetap menjadi bagian yang dilakukan pilot saat menerbangkan pesawat pada malam hari. Kejadian nyaris sama dialami pilot bernama Kennet Arnold. Dia merupakan pilot pesawat yang berpengalaman dan punya 9.000 jam terbang.

Arnold mendapat tugas untuk mencari pesawat Korps Marinir C-46 yang dilaporkan turun di Cascades, dekat lereng barat daya Gunung Rainier. Bersama rekannya, dia terbang dengan pesawat DC-4.

Mengutip laman Wired, dalam pencarian ini dia tak menemukan apa-apa. Setelah itu dia harus berkeliling untuk melanjutkan perjalanan kembali.

Pada ketinggian 2.804 meter, ia dikejutkan dengan sesuatu berwarna cerah dan terang di depannya. Awalnya ia mengira hampir menabrak pesawat lain, tetapi ketika melihat ke arah cahaya datang, sembilan pesawat berjejer rapi menuju Gunung Rainer.

Pesawat aneh tanpa ekor, dan tak bisa dikejar ini diperkirakan memiliki kecepatan hingga 1.931 kilometer per jam. Tadinya, Arnold berpikir apa yang dilihatnya adalah uji terbang pesawat militer. Namun, pihak militer tidak melakukan uji terbang selama peristiwa tersebut.

Dunia heboh dengan laporan Arnold. Ada yang mencibir dan tak sedikit orang percaya akan kedatangan makhluk luar angkasa ke bumi.

Laporan Arnold juga mendapat perhatian dari pemerintah Amerika Serikat. Pihak Angkatan Udara AS memulai penyelidikan khusus dengan “Sign Operation” untuk mengungkap ini semua.

Menurut pihak Angkatan Udara AS, apa yang dilihat Arnold di Gunung Rainier mungkin saja uji coba pesawat Uni Soviet yang berhasil dikembangkan. Mereka juga mengungkapkan bahwa hal itu adalah fatamorgana Arnold belaka.

Sign Operation digantikan Proyek Grudge pada 1949 untuk pelaksanaan dan penyelidikan panjang mengenai UFO. Tak lama berselang, proyek ini berubah menjadi Proyek Buku Biru.

Hasil penyelidikan mengungkap 12.000 penampakan UFO atau peristiwa terkait dari 1952 hingga 1969. Sebagian besar fenomena tersebut ternyata hanyalah efek dari alam. [GP]

SHARE