5 Hal Ini Bikin Karyawan Kehilangan Semangat Kerja - Male Indonesia
5 Hal Ini Bikin Karyawan Kehilangan Semangat Kerja
Gading Perkasa | Works

Banyak faktor yang bikin karyawan kehilangan semangat kerja. Selain gaji rendah, faktor lain bisa berasal dari suasana di kantor, apalagi buruknya manajemen.

Photo by Startup Stock Photos from Pexels

Manajemen yang buruk akan memberi dampak negatif pada karyawan, sehingga mereka kehilangan semangat bekerja. Sederhananya, staf di perusahaan ternama bisa saja kurang bergairah mengerjakan tugasnya daripada seorang barista di coffee shop.

Studi American Psychological Association menemukan bahwa karyawan yang mengalami hal itu akan terkuras tenaganya, kualitas tidur buruk, cemas, dan depresi. Mau tahu apa saja yang membuat karyawan kehilangan semangat kerja? Simak ulasan di bawah ini, mengutip The Ladders.

Overworking
Banyak perusahaan membebankan pekerjaan terlalu banyak sehingga karyawan menjadi overworking. Padahal, ini menjadikan karyawan tidak produktif.

Menurut penelitian Stanford University, produktivitas menurun tajam jika seseorang bekerja lebih dari 50 jam per minggu. Keadaan lebih parah apabila durasi kerja melebihi 55 jam per minggu.

Ketika ada ketidakseimbangan antara jam kerja dan kompensasi, karyawan bakal mencari pekerjaan lain yang memberikan kompensasi pantas.

Menahan Karyawan
Menahan peluang karyawan untuk memajukan kariernya dapat menurunkan semangat mereka. Jika perusahaan tetap melakukannya, antusiasme karyawan otomatis padam.

Solusi terbaik bagi manajemen yaitu mencari area dimana karyawan bisa mengembangkan karier mereka. Selain itu, manajemen harus memberikan feedback atas performa karyawan agar mereka tidak bosan.

Saling Menyalahkan
Tradisi atau budaya saling menyalahkan akan buruk bila terjadi di depan tim kerja. Performa tidak optimal karena karyawan merasa cemas dan takut salah.

Sebaiknya manajemen berkolaborasi dengan tim, berfokus pada solusi dan mengutamakan dialog, serta bertanggung jawab atas kesalahan di bawah kepemimpinan mereka.

Mengancam dengan kata ‘Pecat’
Beberapa perusahaan memakai ancaman pemecatan agar dapat mengendalikan karyawan serta menakut-nakuti mereka untuk bekerja lebih baik. Alih-alih memotivasi karyawan, cara itu justru bikin karyawan benci pada perusahaan.

Karyawan yang merasa mudah ditendang pasti akan segera mencari pekerjaan lain dimana mereka bisa lebih dihargai.

Melarang Karyawan Mengejar Passion
Karyawan berbakat pastinya memiliki passion. Menyediakan peluang bagi mereka untuk mengejar passion akan meningkatkan produktivitas dan kepuasan kerja.

Sayang sekali, banyak manajemen ingin karyawan bekerja secara sempit. Manajemen takut produktivitas bakal berkurang jika karyawan mengejar passion mereka.

Pandangan itu tidak berdasar. Sebab, sejumlah studi menunjukkan bahwa orang yang mengejar passion ketika bekerja justru membuat pikiran mereka semangat dan lebih produktif. [GP]

SHARE