Cara Unik Julia Carin Menciptakan Karya Indahnya - Male Indonesia
Cara Unik Julia Carin Menciptakan Karya Indahnya
MALE ID | News

Julia Carin Cavazos atau dikenal dengan nama Julia Michaels, belum lama ini meraih penghargaan Collaborative Video of the Year dalam ajang CMT Awards 2019 untuk lagu Coming Home. Penghargaan yang diterimanya pada Juni 2019 itu atas duetnya bersama Keith Urban.


Photo: Tm/Wikipedia

Atas kemanngannya, Julia Carin telah mengalahkan musisi ternama seperti Luke Bryan, Miranda Lambert, dan Taylor Swift. “Tanganku tidak berhenti bergetar. Ini adalah penghargaan pertama yang pernah aku menangkan. Aku pernah masuk nominasi, tapi ini adalah kali pertama aku menang,” kata Julia, seperti dikutip ET Online.

Julia Carin sebenarnya lebih banyak di belakang layar sebagai penulis lagu. Kemunculannnya ke ranah publik, tak segan-segan, di tahun 2019 sendiri, dengan lagu yang ditulisannya sendiri, ia sudah merilis dua album sekaligus, yakni Inner Monologue Part 1, pada Januari 2019 dan Monologue Part 2 yang baru dirilis akhir Juni 2019.

Proses Kreatif Julia Carin
Tetunya setiap karya seni tidak lepas dari namanya proses kreatif. Maka dari itu, setiap karya yang fenomeal, orang akan penasaran dengan bagaimana hal itu terjadi (proses). Begitu juga terhadap Julia Carin.

Pada laman Elite Daily, Carin mengungkapkan teknik menulis lagunya. Ia menuturkan bahwa setiap ia menulis lagu, ia harus 'masuk ke dalam' kepala orang lain agar sepenuhnya memahami apa yang mereka alami dan menyempurnakan emosi mereka dalam bentuk musik.

Untuk mulai membuat lagu, Julia biasanya melakukan “ritual” duduk di studio bersama penyanyi yang bersangkutan, lalu membicarakan beberapa topik yang bersifat pribadi dan intim. Semua itu dilakukan demi lagu yang akan dibuatnya. 

“Ketika ingin menulis lagu bersama orang lain, aku cenderung menempatkan diriku di dalamnya sedikit saja. Jadi, itu hanya semacam perpaduan perspektif,” ujarnya.

Dia juga mengaku, paling mudah mengekspresikan pikiran dan perasaannya saat menulis seorang diri. Kendati demikian, Julia tetap suka berkolaborasi dengan penyanyi lain. “Aku melihat bahwa semakin autentik diri Anda, maka semakin banyak pula orang yang akan memahami Anda ataupun sebaliknya, Anda memahami mereka. Aku pikir itulah caraku agar bisa terhubung dengan orang lain,” bebernya.

Di sisi lain, Julia juga mengatakan, sebagai seniman, ia mudah mengalami stagnansi dalam menulis lirik ataupun proses kreatif. Dari sinilah Julia merasa harus terus menggali ide dan bereksplorasi. Termasuk menggali pengalaman yang dirasakan oleh diri sendiri. 

Seperti ketika ia mendapat inspirasi menulis lagu setelah melihat mantan kekasih lewat di depannya. Seketika itu pula semua kenangan bermunculan. Keesokan harinya, Julia sukses menulis lagu berjudul What a Time.

Piawai Menulis Sejak Anak-Anak
Bagi sebagian orang, nama Julia Carin memang belum familier. Namun, karya Julia sudah banyak dibawakan oleh penyanyi terkenal seperti Selena Gomez, Demi Lovato, Fifth Harmony, Shawn Mendes, Britney Spears, Justin Bieber, Hailee Steinfeld, dan Gwen Stefani. 

Kepiawaian Julia dalam menulis lagu sudah dimulai sejak masih kanak-kanak. Gadis kelahiran Davenport, Iowa, namun dibesarkan di Santa Clarita, California, ini pertama kali menulis lagu saat masih berusia enam atau tujuh tahun.

Menurut dia, lagu apa pun bisa menjadi hit. Julia mengaku, inspirasi menulis lagunya berasal dari Fiona Apple, Lisa Mitchell, Laura Marling, Missy Higgins, Paramore, Juliet Simms, Sarah Blasko, dan The Fray. *** (SS)

SHARE