Memulai Investasi, Hindari Jenis Bisnis ini - Male Indonesia
Memulai Investasi, Hindari Jenis Bisnis ini
Gading Perkasa | Works

Banyak orang ingin menjadi investor dalam sebuah bisnis, barangkali Anda juga demikian. Saat memulai investasi, Anda harus jeli melihat jenis bisnis yang akan ditanami modal.

Photo by Lukas from Pexels

Pada dasarnya, investor cenderung memilih berinvestasi pada jenis bisnis di luar pasar riil, agar terhindar dari risiko yang besar. Anggapan ini sejatinya kurang tepat, sebab segala bentuk bisnis memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Risiko dalam bisnis juga akan memengaruhi potensi keuntungan yang bisa didapatkan. Namun terlepas dari itu, beberapa jenis bisnis memang tidak seharusnya dilirik kalau Anda mau memulai investasi. Apa saja? Berikut ulasannya, melansir dari Cermati.

 
 

Bisnis yang menggunakan skema piramida

Sudah populer sejak belasan tahun lalu, bisnis berskema Ponzi (piramida) masih menjadi salah satu yang paling banyak menimbulkan korban. Mereka yang mengalami kerugian pada umumnya investor pemula yang baru saja menekuni dunia investasi.

Sama halnya MLM (Multi Level Marketing), bisnis ini menawarkan keuntungan luar biasa besar dan tampak begitu mudah dijalankan. Padahal di dalam praktiknya, skema Ponzi membuat investor mengalami kerugian. Apa pun keuntungan yang ditawarkan, sebaiknnya Anda hindari investasi dalam bisnis dengan skema tersebut.

Bisnis yang strukturnya tidak jelas

Tiap bisnis harus memiliki struktur kerja dan sistem yang jelas. Kedua hal ini yang kemudian membuat bisnis berjalan sehat, mulai dari struktur organisasi, manajemen, kegiatan usaha jelas, dan berbagai dokumen pendukung resmi dari pihak berwenang.

Namun tanpa semua itu, berinvestasi di bisnis tersebut adalah keputusan yang keliru. Alih-alih untung, Anda akan selalu mengalami masalah dan kerugian. Dana investasi bisa berkurang bahkan lenyap seketika.

Bisnis berkonsep money game

Bisnis satu ini hampir mirip MLM. Namun dalam perkembangannya, ada perusahaan yang menjalankannya dengan konsep sedikit berbeda, bahkan tidak terlihat seperti MLM kebanyakan.

Perusahaan seperti ini akan meminta investor menyetorkan sejumlah dana atau menjalankan beberapa syarat yang mereka sebutkan, agar kemudian bisa ikut serta dalam bisnis perusahaan.

Tentu akan ada penawaran menggoda berupa keuntungan berlipat. Jumlahnya sangat tidak masuk akal, sehingga Anda punya alasan kuat untuk menghindari investasi di bisnis berkonsep money game.

Bisnis yang menawarkan keuntungan tidak masuk akal

Keuntungan besar menjadi tujuan setiap investor dalam memulai investasi. Namun jika sebuah bisnis menawarkan keuntungan berlipat kali dari jumlah modal yang Anda tanam, maka penawaran seperti ini sangat ‘aneh’, bukan?

Kondisi akan semakin tidak masuk akal jika kemudian perusahaan tersebut menjanjikan pengembalian modal dan keuntungan dalam kurun waktu singkat. Bukan tahunan, beberapa perusahaan bahkan hanya butuh beberapa pekan.

Jelas Anda tak bisa mempercayai perusahaan itu. Kalau Anda sudah terjerumus, dapat dikatakan Anda sedang menuju gerbang kerugian. [GP]

SHARE