Perlunya Membatasi Incaran di Aplikasi Kencan - Male Indonesia
Perlunya Membatasi Incaran di Aplikasi Kencan
Gading Perkasa | Relationships

Aplikasi kencan membuat mayoritas orang, khususnya pria, bebas memilih siapa saja wanita incaran mereka dalam satu waktu. Kendati terlihat begitu mudah menemukan yang menarik hati, sebenarnya terlalu banyak pilihan malah membuat Anda susah untuk memilih pasangan yang tepat. Kok bisa?

kencan online - male indonesia
Photo: Ygs/Male Indonesia

Ya, para pakar mengungkap, pilihan yang terlalu banyak tidak selalu menjadi hal yang baik ketika berkencan, karena otak kita hanya sanggup menerima sejumlah pasangan saja.

Helen Fisher, kepala penasihat situs aplikasi kencan Match mengatakan, otak manusia tidak dibangun untuk menghadapi begitu banyak pilihan.

“Otak memiliki sweet spot, tampaknya antara lima dan sembilan alternatif, dan lebih dari itu, Anda tidak bisa memilih apa pun,” ucap Fisher, seperti dikutip dari The Independent.

Ditambahkan olehnya, agar berhasil dengan aplikasi kencan, dia pertama kali menyarankan seseorang untuk berhenti memilih setelah bertemu sembilan orang yang membuat dirinya merasa cocok.

“Kenali setidaknya satu dari orang-orang tersebut. Semakin Anda mengenal seseorang dan Anda tertarik, semakin Anda berpikir bahwa mereka menyukai Anda. Aturan ini tidak terbatas pada wanita, tapi juga pria,” kata dia.

Fisher juga mendorong supaya Anda tetap berpikiran terbuka dan mengatakan ‘ya’ alih-alih ‘tidak’ ketika datang pada masalah kecil tertentu. Sebagai contoh, Anda ingin mengajaknya kencan di restoran A, sedangkan ia mau di restoran B. “Pikirkan alasan untuk mengatakan iya,” tuturnya.

Di samping itu, Fisher melanjutkan bahwa otak dibangun untuk mengatakan tidak dan menjadi negatif sebagai sifat evolusi, namun setiap orang pada kencan pertama harus berpikiran terbuka.

“Cobalah berpikir bahwa ada beberapa bendera merah yang tidak boleh Anda abaikan. Jika itu masih mungkin, pergilah,” kata Fisher.

Konsep overdating menghalangi peluang seseorang untuk menemukan pasangannya telah dianalisis pada aplikasi kencan.

Pakar kencan James Preece sebelumnya mengatakan bahwa overdating sangat kurang produktif. Pasalnya, daripada berfokus pada lawan jenis yang mungkin cocok, Anda akan mencari tentang hal lainnya.

“Rumput bisa tampak lebih hijau, tetapi pada akhirnya Anda tidak berhasil. Jika Anda belum mengenal setiap orang, Anda tidak pernah tahu apakah itu akan berhasil.” [GP]

SHARE