5 Konser Musik Paling Bersejarah di Dunia - Male Indonesia
5 Konser Musik Paling Bersejarah di Dunia
Sopan Sopian | News

Konser musik adalah salah satu cara para musisi untuk mengekspresikan keindahan musik ciptaannya agar bisa dinikmati para pendengar. Sangat jelas bila konser musik dibuat dengan sebaik-baiknya dengan konsep yang juga tak kalah keren. 

Sudah sangat banyak konser musik yang digelar di seluruh dunia dari berbagai genre musik. Namun, beberapa di antaranya memiliki atmosfer yang sangat berbeda dan lebih menggelegar, baik dari performa musisinya atau penontonnya. Nah, mengutip dari berbagai sumber, berikut ini konser musik palign bersejarah yang keren di dunia.

Bob Dylan

Photo: Flickr upload bot/Wikipedia

Newport Folk Festival adalah festival musik tahunan berorientasi rakyat Amerika di Newport, Rhode Island yang dimulai pada Juli 1959 sebagai bagian dari Newport Jazz Festival. Di Newport Folk Festival, Dylan melakukan set rock-and-roll di depan umum untuk pertama kalinya, sementara teriakan dan ejekan penonton menghujani dia.

Enam minggu sebelumnya, Dylan telah merekam single yang menandai kepindahannya dari akustik ke rock and roll yang dialiri listrik. Dengan gitaris Al Kooper dan The Paul Butterfield Blues Band mendukungnya, Dylan naik ke atas panggung dengan gitar electric Fender Stratocaster. Cemoohan dan teriakan penonton hampir menenggelamkan suara Dylan dalam pertunjukkan bersejarah tersebut.

 
 

The Rolling Stones

Photo: Miss-Sophie/Wikipedia

Altamont Speedway Free adalah festival yang sangat populer dan legendaris. Digelar di California Utara pada 1969, konser ini diprakasai langsung oleh The Rolling Stones. Walau menampilkan bintang sekelas Santana, Nash & Young dan lain-lain, konser ini gratis.

Sayangnya, insiden mengerikan justru terjadi di festival yang dihadiri 300.000 penonton tersebut. Salah seorang sekuriti (Hells Angels) Alan Passaro tewas ditikam pisau. Ironisnya, pelaku penikaman baru berusia 18 tahun, Meredith Hunter. Tak hanya itu, beberapa nyawa juga melayang terkait acara ini.

The Doors

Photo: We hope/Wikipedia

Salah satu kontroversi besar yang dilakukan Jim Morrison adalah saat The Doors tampil di Dinner Key Auditorium, Miami, AS pada 1 Maret 1969. Ketika itu Jim tiba di aula konser dalam kondisi mabuk.

Pertunjukkan pun sangat kacau. Ia menunjukkan bagian tubuhnya yang vulgar kepada para penonton. Pada Agustus 1970, Jim menyerahkan diri ke FBI dan dinyatakan bersalah atas pelanggaran minor berupa mabuk-mabukan dan berbuat asusila dan dirinya dinyatakan bersalah. 

Sebelum masalah ini dapat diselesaikan, Morrison meninggal di Paris pada Juli 1971. Kota Miami adalah titik rendah dalam karier singkat Morrison yang tak terlupakan.

The Beatles

Photo: Materialscientist/Wikipedia

Era 1965-an nama The Beatles mulai berkibar. Mereka memulai tur Amerika Utara pada 1965. Konser dibuka di stadion tim bisbol New York Mets pada 15 Agustus 1965. Itu adalah konser pertama yang diadakan di sebuah stadion terbuka dan mencetak rekor penonton pertunjukan live yakni 55.600 penonton. 

Rekor jumlah penonton yang bertahan hingga 1971. Tiba di sebuah truk lapis baja Wells Fargo, John, Paul, George, dan Ringo berlari ke panggung kecil di tengah lapangan. Mereka membawakan dua belas lagu, antara lain Buy Can't Buy Me Love, A Hard Day’s Night, dan Twist and Shout.

Queen

Photo: kentarotakizawa/flickr

Dalam live performance-nya dalam acara Live Aid, Queen membawakan lagu "Radio Gaga" yang dinyanyikan oleh Freddie Mercury dengan gaya khasnya. Live performance ini diikuti dengan para penonton di stadium tersebut bertepuk tangan mengiringi Freddie Mercury. Keramaian inilah yang menjadikan Radio Gaga oleh Queen di Wembley Studio menjadi yang terbaik. *** (SS)

SHARE