Tangan Dingin Pep Guardiola Berkelana - Male Indonesia
Tangan Dingin Pep Guardiola Berkelana
MALE ID | Sport & Hobby

Dia adalah pelatih sepakbola paling diincar klub-klub dunia. Walaupun masih ada beberapa pelatih brilian seperti Luis Enrique, Jose Mourinho, atau bahkan Sir Fergie yang memutuskan pensiun, tangan dingin Pep Guardiola tetap menjadi impian para pemilik klub sepakbola dunia.

AUDI AG/flickr.com
AUDI AG/flickr.com

Sentuhan 'Midas' pria pelontos yang sudah menandatangani kontrak dengan klub kaya Manchester City tak hentinya menjadi buah bibir. Siapa sanggup menyangkal, dalam masa empat tahun dia menukangi FC Barcelona, 14 gelar berhasil diraih. Lalu FC Bayern Munchen pun merasakan kepiawaiannya hingga musim 2015-2016. Bukan itu saja, kepindahannya ke tanah Jerman telah menjadi inspirasi timnas Jerman yang didominasi pemain FC Hollywood, untuk memenangkan Piala Dunia 2014. Aroma tangan dingin Pep Guardiola yang berhasil memoles gaya tiki taka yang mendominasi dunia sepakbola sejak ia menangani klub asal Catalan, Spanyol, terkombinasi dengan sempurna saat gaya "staying power" ala Jerman asuhan Joachim Loew, meresapnya jadi bagian sistem bermain.

Baca berita sepakbola lainnya disini

Kepindahannya yang di mulai musim 2016-2017 ke klub biru asal Manchaster, Inggris telah mematahkan banyak spekulasi akan kemana Pep meneruskan petualngannya. Tak heran, jika tanah Inggris selalu mengganggu pikirannya. Maklum, Liga Inggris yang lebih dikenal dengan nama Premier League memang saat ini adalah liga paling menjadi tontonan penikmat sepakbola di seluruh dunia. Hampir semua bintang-bintang dunia bercokol dan tersebar di klub-klub Inggris. Kompetitif, entertaining, dan tentunya berlimpah pundi-pundi. Dan akhirnyapun tangan dingin Pep Guardiola mendarat di tanah kerajaan itu. Belum lagi nanti seandainya, pelatih kontroversial "The Special One" Mourinho sepakat membesut tim "Setan Merah", Manchester United. Bakal lebih seru!

Selain melimpahnya prestasi, tentu saja sentuhan Pep juga diakui dalam mengasah pemain menjadi lebih matang. Siapa tak kenal Lionel Messi? Di luar skill dasarnya yang memang sudah di atas rata-rata, lewat asuhan pelatih yang juga mantan pemain Barca ini, Messi makin moncer dan tak bisa dihentikan. Begitu pula di Munchen, Philip Lahm juga menjelma menjadi pemain serba bisa dan disegani, bahkan hingga berhasil memimpin timnas Panser mencapai puncak prestasi mengalahkan timnas Argentina di final Piala Dunia 2014, Brasil.

Tapi untuk soal pemain, seperti dilansir Telegraph, yang diakui sebagai pemain paling profesional yang pernah ditemui pelatih flamboyan ini bukanlah Messi, Xavi, Lahm ataupun Muller. Dia adalah Robert Lewandowski, eks pemain Borussia Dortmund yang bersua dengannya di Bayern Munchen. "Dalam kepalanya, ia berpikir tentang makanan yang tepat, tidur dan latihan: 24 jam sehari," ungkap Pep.**MALE

SHARE