Jalani Break dalam Hubungan, Perlu atau Tidak? - Male Indonesia
Jalani Break dalam Hubungan, Perlu atau Tidak?
MALE ID | Women Chat

MALEnials, pernah berada di situasi Hubungan break?, dimana kondisi memungkinkan kedua belah pihak untuk sementara fokus pada urusannya masing-masing, dengan komunikasi yang jarang atau tidak sama sekali. Dan bebas untuk kenal orang lain untuk sementara waktu.

Lalu, dengan hubungan tersebut. Apakah Anda justru merasa bingung dengan kondisi break yang dijalani? Buat apa dan sampai kapan?

Ini jawaban para wanita cantik mengenai hubungan break dan perlu atau tidaknya untuk dilakukan.

Sara Wijayanto, Aktris

Hubungan Break - Male Indonesia

Kalau misalnya memang harus break, berarti pasti ada alasannya. Kadang hanya di satu pihak yang mau break, dan salah satunya lagi galau. Ada bagusnya juga, karena dalam hubungan itu kalau misalnya sudah enggak 'ketemu'.

Tapi memang, kebanyakan temen aku kurang bisa terima, masih emosi. Ketika harus ada kata break, ya sudah. Break kan bisa berarti kembali lagi, atau selesai. Biasanya aku sih akan tanya, si pria mau break, masih ada kesempatan lagi atau tidak. Misalnya memang jodoh, kita lihat nanti saja. Jadi siapapun yang mau putus, gak usah pakai alasan mau break segala. Karena mencari jodoh itu enggak mudah.

Dan batas waktu break, menurut aku enggak masuk akal juga. Jadi tergantung kejujuran masing-masing orang. Ada memang yang butuh waktu. Dampak negatifnya, pasti ada satu yang galau. Namanya proses untuk mendapatkan apa yang kita mau, harus melalui berbagai hal.

Olla Grace, Model

Hubungan Break - Male Indonesia

Menurut aku, hubungan yang break itu tidak perlu ya. Karena alasannya dari aku, kalau hubungan kita break dan kita jauh dari dia, bisa aja alasan break sesaat itu ada wanita lain dibelakangnya untuk ngerayu atau menghibur cowok itu.

Menurutku dibalik wanita atau pria yang minta break itu adalah minta putus secara halus, soalnya kalau selingkuh enggak baik.

Terus, kalau soal batas waktu break. Kalau aku enggak ada batas waktunya. Break ya break sampai menyatukan lagi ikatan hati kita yang udah pudar menjadi luluh lagi.

Dan jika terjadi, tidak ada batasan waktu, karena terpenting jika itu terjadi adalah kesetiaan untuk menjaga kepercayaan.

Novy, Lawyer

Hubungan Break - Male Indonesia

Hubungan break terjadi karena jenuh, bisa bahaya jika tidak adak tindakan untuk menjadikan hubungan nantinya lebih baik, apa lagi kalau misalnya ada penggoda.

Menurutku hubungan break bisa terjadi, karena ingin merasakan kebebasan, tidak terlalu terkekang, atau bisa jadi untuk menguji kesetiaaan pasangan akan keseriusannya.

Hanya saja, kalau aku tidak suka berada di momen hubungan break, karena berada di situasi yang tidak jelas. Bisa lebih baik atau justru putus.**GP/SS/DS

SHARE