Keunikan & Keindahan Persembahan Kota Sao Paulo - Male Indonesia
Keunikan & Keindahan Persembahan Kota Sao Paulo
MALE ID | Relax

Sao Paulo atau yang dalam bahasa sehari-harinya dikenal sebagai "Sampa" ini merupakan sebuah kota terbesar di Brasil dan di belahan bumi selatan. Selain itu, kota ini juga akan menjadi tuan rumah laga pembuka Copa America 2019.


Image by Joel santana Joelfotos from Pixabay

Kota Sao Paulo merupakan pusat keuangan dan bisnis utama Brasil dan Amerika Selatan. Kota ini terletak di bagian tenggara Brasil, sekitar 386 kilometer sebelah barat Rio de Janeiro. Saat didirikan oleh orang Portugis dan Spanyol, kota ini dinamai Sao Paulo de Piratininga.

Penduduk kota Sao Paulo sekitar 12,2 juta penduduk dengan keragaman etnis dan budaya terbesar di Brasil. Sao Paulo memiliki banyak hiburan malam, museum, dan restoran. Atas dasar itu pula, kota ini memiliki ragam keunikannya sendiri.

Awalnya Kota Kecil
Pada tahun 1554, para misionaris Jesuit dari Portugal mendirikan kota Sao Paulo untuk misi Indian. Sao Paulo tetap menjadi sebuah kota kecil hingga pertengahan 1800-an sampai menjadi pusat komersial ketika industri kopi Brasil booming

Penyumbang Kopi Terbesar di Brasil
Pemilik perkebunan pertama kali menggunakan budak Afrika sebagai buruh. Setelah penghapusan perbudakan di Brasil pada tahun 1888, orang Asia dan Eropa datang ke negara bagian Sao Paulo untuk bekerja di perkebunan kopi, dan banyak dari mereka yang kemudian pindah ke kota Sao Paulo. 

Pada saat itu, petani kopi menginvestasikan banyak keuntungan mereka dalam industri di Sao Paulo. Saat ini, Sao Paulo dan sekitarnya menyumbang setengah dari total produksi industri Brasil.

Memiliki Taman Terbesar
Sao Paulo memiliki sejumlah taman, yang terbesar adalah taman Ibirapuera Park yang indah. Sebuah monumen untuk bandeirantes (pelopor) Sao Paulo berdiri di pintu masuk taman. Di dekatnya ada wilayah danau Santo Amaro yang merupakan tempat rekreasi yang populer. Acara olahraga sering diadakan di stadion Morumbi dan Pacaembu.

Masalah Kependudukan yang Rumit
Sao Paulo menghadapi banyak masalah yang terkait dengan pertumbuhan penduduk yang cepat. Sebagai contoh, banyak rumah yang tidak memiliki air maupun layanan pembuangan kotoran. Masalah lain adalah polusi udara, kepadatan penduduk, dan kemacetan lalu lintas. 

Dalam upaya untuk memecahkan masalah-masalah ini, kota Sao Paulo telah melakukan beberapa proyek perbaikan saluran air dan pembuangan selama awal tahun 1970-an. Pembangunan fasilitas komersial dan rekreasi di luar tengah kota membantu mengurangi kepadatan penduduk. Sebuah sistem angkutan cepat dibuka pada tahun 1974.

Memiliki Suasana Jepang
Kendati kini telah menjadi kota terpadat di Brasil, uniknya, di kota ini bisa merasakan suasana khas Jepang di sebuah distrik Liberdade. Liberdade adalah rumah bagi komunitas etnis Jepang terbesar di dunia di luar negara Jepang.

Imigran dari Jepang mulai ada di daerah ini sejak 1912. Liberdade saat ini adalah tempat pertemuan bagi banyak kelompok, terutama di kalangan anak muda yang tertarik dengan budaya Jepang. Penggemar manga Jepang dan cosplay biasa berkumpul di tempat ini. *** (SS)

SHARE