Kiat Membuka Bisnis Tanpa Mengalami Burnout - Male Indonesia
Kiat Membuka Bisnis Tanpa Mengalami Burnout
MALE ID | Works

Keunggulan membuka bisnis adalah Anda akan menjadi pemimpin bagi diri sendiri dan memiliki jam kerja yang fleksibel. Seperti dua sisi mata uang, sisi positif itu juga bisa berubah negatif.


Photo by rawpixel.com from Pexels

Pertama, sebagai pemimpin atau bos, Anda perlu bekerja ekstra keras memikirkan segala lini usaha, mulai dari produk hingga pegawai, sedangkan waktu fleksibel bisa menjadi bumerang seperti jam kerja kebablasan.

Seperti dilansir dari Inc, menghadapi stres bisnis, Anda bisa jatuh ke kondisi burnout yang merupakan akumulasi dari kelelahan fisik maupun mental.

Bila sudah demikian, semangat berbisnis pun buyar. Guna menghindari kondisi itu, berikut kiat agar sukses membuka bisnis tanpa mengalami burnout.

Nilai Masalah Secara Objektif
Sulit menilai apa yang sebetulnya menjadi sumber masalah ketika sedang bekerja non-stop dalam membangun bisnis.

Coba duduk sebentar dan tanyakan pada diri sendiri, apa yang membuat perjalanan bisnis Anda sulit? Apakah karena bekerja terlalu keras pada tugas yang bukan prioritas? Apa butuh lebih banyak outsource? Atau masalah di personal?

Banyak pebisnis harus menghadapai kesulitan, entah karena ekonomi lesu, masalah di hubugan personal, atau pesaing baru di pasar. Identifikasi sumber masalah pada bisnis dan tentukan langkah positif yang harus dilakukan.

Beri Jarak Antara Pekerjaan dan Ruang Pribadi
Sayangnya, keseimbangan kerja dan kehidupan tidak sepenuhnya nyata, baik di dunia korporat atau usaha. Banyak pebisnis harus kerja keras bertahun-tahun untuk sukses.

Meski demikian, Anda bisa mengontrol waktu kerja agar bisa fokus ke bisnis sekaligus kehidupan pribadi. Berilah jarak antara keduanya.

Atur jadwal dengan ideal agar bisa mendapatkan waktu yang diyakini bisa sepenuhnya membuat Anda fokus ke aspek kehidupan selain kerja. Dengan ini, risiko burnout akan berkurang.

Kembali Bekerja ‘Kantoran’
Gaji stabil, jam kerja stabil, serta mendapat benefit memiliki daya tarik tersendiri. Jika Anda mencapai fase di mana bisnis tidak bekerja, maka tidak masalah kembali kerja kantoran.

Itu bukan berarti Anda pebisnis gagal, sebab pengalaman Anda saat ini bisa menjadi modal besar ketika Anda berniat membuka bisnis lagi di masa mendatang.

Jangan Bekerja Sendirian
Sering kerja sendirian bisa membuat rasa sepi dan burnout. Ini pula yang membuat kerja kantoran dirindukan karena memberikan ruang berinteraksi.

Solusi bagi pebisnis adalah mencoba co-working space agar dapat bersosialisasi dengan pebisnis dan orang lain.

Jadi Pebisnis Paruh Waktu
Zaman sekarang sudah banyak orang menjadi pebisnis paruh waktu lewat media sosial. Ini merupakan solusi jika belum sepenuhnya yakin akan bisnis yang dijalankan.

Keuntungannya adalah Anda masih bisa tetap mendapat gaji stabil dari kantor serta menjalankan bisnis sesuai minat. Jangan ragu mengejar passion dan belajar sebagai pebisnis. [GP]

SHARE