Suasana Hati Berantakan Pria yang Mirip PMS Wanita - Male Indonesia
Suasana Hati Berantakan Pria yang Mirip PMS Wanita
Gading Perkasa | Sex & Health

Barangkali Anda pernah menjumpai kondisi dimana teman pria Anda memiliki suasana hati yang berubah-ubah di waktu tertentu dalam satu bulan. Dari situ, Anda pun mulai bertanya, apakah pria bisa mengalami PMS layaknya wanita?


Photo by Daniel Reche from Pexels

Pada dasarnya, kaum adam memiliki periode rahasia yang sangat jarang diketahui. Periode itu disebut IMS atau irritable male syndrome. Gejalanya cukup menyerupai PMS dan membuat suasana hati seorang pria senantiasa murung.

Istilah irritable male syndrome diciptakan pertama kali oleh psikoterapis Jed Diamond yang menjelaskan mengapa pria menjadi korban fluktuasi hormon.

Sebagaimana dilansir dari Times of India, definisi IMS adalah kondisi hipersensitivitas, frustasi, kecemasan, serta kemarahan yang dialami oleh pria. Hal ini erat kaitannya dengan perubahan biokimiawi, fluktuasi hormon, stres, dan hilangnya identitas pria.

Menurut National Center for Biotechnology Information (NCBI), sindrom pria yang gampang marah (IMS) merupakan keadaan perilaku gugup, mudah marah, lesu dan depresi yang terjadi pada mamalia jantan dewasa setelah penarikan testosteron.

Lantas, apa kira-kira penyebab pria murung dan mudah marah pada periode tertentu? Setidaknya ada berbagai macam faktor, namun yang paling sederhana yaitu dipicu oleh fluktuasi kadar terstosteron yang diikuti kenaikan tajam tingkat stres.

Bahkan, perubahan sekecil apa pun dalam proses menjalani diet dan perubahan biokimia dapat membuat seorang pria benar-benar merasa marah.

Kedua, kadar testosteron pada pria akan menurun seiring bertambahnya usia. Hal ini turut dikaitkan dengan kemurungan hati mereka.

Namun sayang sekali perubahan suasana hati pada pria sering tidak dihubungkan dengan hormon. Alhasil, ledakan-ledakan yang menjengkelkan tersebut tidak diidentifikasi sebagaimana mestinya dan mudah menimbulkan salah paham atau persepsi.

Jika teman Anda sedang mengalami IMS, langkah pertama yang wajib dilakukan adalah mengajaknya berbicara. Tanyakan apa yang ia rasakan saat ini, dan coba mencari tahu penyebab utama kekhawatiran dan kemurungannya.

Bagaimana kalau Anda sendiri yang mengidap IMS? Para ahli menyarankan Anda untuk segera mencari bantuan dari pihak medis. Bukan tidak mungkin, Anda perlu melakukan perubahan diet, menggunakan obat-obatan tertentu demi mengontrol kadar hormon, atau sekadar beristirahat cukup supaya suasana hati kembali baik. [GP]

SHARE