Pahlawan Super Batman Tidak Hanya Ada di Komik - Male Indonesia
Pahlawan Super Batman Tidak Hanya Ada di Komik
Sopan Sopian | Story

Batman adalah tokoh fiksi pahlawan super yang diciptakan oleh seniman Bob Kane dan penulis Bill Finger. Tokoh fiksi ini diterbitkan oleh DC Comics. Batman pertama muncul di Detective Comics #27 (Mei 1939). 


Image by Bastian Ungnade from Pixabay

Identitas asli Batman adalah Bruce Wayne, seorang pengusaha yang kaya raya. Nama Bruce Wayne itu sendiri diambil dari nama tokoh sejarah, yaitu Robert the Bruce dan Anthony Wayne.

Batman beroperasi di Gotham City, dibantu oleh Alfred Pennyworth (butler) dan rekannya Robin. Tidak seperti pahlawan super kebanyakan, dia tidak memiliki kekuatan super, ia hanya menggunakan intelegensi, keterampilan sebagai detektif, ilmu pengetahuan dan teknologi, kekayaan, ketangkasan fisik, dan intimidasi dalam memerangi kejahatan.

Namun, tahukan Anda, bahwa tokoh kelelawar ini sudah adalah mitologi Mesoamerika dengan nama Camazotz. Menurut laman Ancient Origins, Camazotz berarti 'kelelawar maut', di ambil dari bahasa K'iche 'bahasa Maya di Guatemala.

Camazotz, kelelawar Tuhan/Photo: Gwendal Uguen/Flickr

Camazotz di dalam mitologi Mesoamerika sebagai makhluk kelelawar yang tinggal di gua yang berbahaya. Seorang pengikut kultus untuk makhluk itu dimulai di antara orang- orang Indian Zapotec di Oaxaca, Meksiko dan sosok itu kemudian diadopsi ke dalam jajaran suku Maya Quiche dan legenda dewa kelelawar kemudian dicatat dalam literatur Maya.

 
 

Kelelawar dianggap makhluk yang mengancam dalam banyak budaya. Mereka aktif di malam hari dan dengan demikian terkait dengan malam, yang juga sering dikaitkan dengan kematian. Banyak spesies umum juga memiliki penampilan yang relatif aneh, yang membuat mereka semua lebih mengesalkan bagi manusia. 

Dalam budaya Maya, dewa kelelawar Camazotz dikaitkan dengan kematian. Camazotz juga nama makhluk mengerikan yang menghuni sebuah gua yang disebut "the house of bats" (rumah kelelawar) di Popol Vuh. Sebagian besar sarjana percaya bahwa Camazotz diilhami oleh kelelawar vampir biasa, tetapi yang lain berpendapat bahwa itu didasarkan pada kelelawar vampir raksasa yang (mungkin) punah pada masa Pleistocene atau Holocene.

Pahlawan Maya Hunahpu akan diserang oleh Camazotz/Photo: Internet Archive Book Images/Flickr

Dalam Popol Vuh, teks mitologi Maya kuno, Zotzilaha adalah nama sebuah gua yang dihuni oleh Camazotz, monster dengan tubuh yang kira-kira humanoid, kepala kelelawar, dan hidung yang menyerupai pisau batu. Monster itu dikatakan menyerang leher korban dan memenggal kepala mereka. 

Dalam Popol Vuh, tercatat bahwa makhluk ini memenggal pahlawan Maya Hunahpu. Camazotz juga merupakan salah satu dari empat setan binatang yang bertanggung jawab untuk memusnahkan umat manusia selama zaman matahari pertama.

Setan dan monster seperti kelelawar adalah hal biasa di Amerika Selatan dan Amerika Tengah. Contoh lain dari kisah semacam itu adalah Chonchon di Peru dan Chili, yang dianggap diciptakan ketika seorang penyihir, yang dikenal sebagai Kaku, melakukan ritual magis yang menyebabkan kepalanya terpenggal menumbuhkan telinga dan cakar raksasa saat kematian. Telinga raksasa menjadi sayap. *** (SS)

SHARE