Babak Baru Yaya Toure di Lapangan Hijau - Male Indonesia
Babak Baru Yaya Toure di Lapangan Hijau
Sopan Sopian | Sport & Hobby

Usai memutus kontrak bersama dengan Olympiakos pada akhir 2018 lalu, mantan gelandang Barcelona dan Manchester City itu belum menemukan klub yang cocok untuk tetap menggiring bola di lapangan hijau.

Photo: Russavia/Wikipedia

Kini pesepakbola asal Pantai Gading itu bisa merasakan nikmatnya bersantai tanpa ada beban pertandingan di setiap pekannya. Namun, kabar berhembus dari sang agen, Dimitry Seluk. "Yaya telah memutuskan mengakhiri kariernya sebagai seorang juara,"kata dia kepada Sport24, yang dikutip M.E.N.

Selain itu, Yaya, kata Seluk, merupakan satu pemain terbaik di Afrika dan memiliki salah satu karier paling cemerlang dalam sejarah sepak bola Afrika, jadi sebaiknya meninggalkan sepak bola di puncaknya.

Kendati keputusan pensiun itu kencang diungkapkan agennya, dilansir BBC Sport, Yaya menuturkan bahwa ia masih mencintai sepak bola. Di mana artinya, Yaya masih ingin bermain sepak bola dan belum ada rencana untuk pensiun. 

Akan tetapi, seluk mengatakan, pertandingan perpisahan yang diberikan Manchester City kepada Yaya Toure merupakan akhir dari karier sebagai pesepak bolanya. "Tidak hanya di tim itu, tetapi secara umum," kata Seluk.

"Tentu saja setiap pemain ingin bermain selama mungkin dan dalam hal kondisi fisiknya, Yaya bisa melakukan ini pada level yang cukup tinggi untuk lima tahun ke depan," tambah Seluk.

 
 

Menjadi Pelatih
Yaya Toure memang sudah membuktikan diri sebagai pemain, Yaya rupanya masih ada rasa penasaran untuk menjajal dunia kepelatihan. Yaya ingin meraih kesuksesan yang sama serta jadi pelatih Afrika pertama di Premier League.

Dimitri Seluk melihat banyak pemain yang masih berkarier di usia lanjut, dan menurutnya itu wajar saja. Akan tetapi, dalam pandangannya, Yaya dan dirinya memutuskan jalan berbeda.

"Pensiun sebagai juara dan memulai hidup baru, sebagai pelatih dan saya yakin Yaya akan mencapai level yang lebih tinggi lagi sebagai pelatih ketimbang yang sudah diraih sebagai pemain. Tidak ada pelatih asal Afrika di Premier League," ujar Dimitri Seluk dalam laman Sportskeeda.

Lebih lanjut kata dia, Yaya sudah bermain di klub-klub hebat macam Olympiakos, Monaco, Barcelona, dan Manchester City, di mana Yaya bekerja dengan banyak pelatih bagus, dia belajar banyak dari sana. 

"Saya yakin dua tahun setelah Yaya mendapat lisensi pelatih pro, dia akan jadi pelatih klub hebat dan mencapai sukses besar di sana. Kini dia sudah memulai langkah awal menuju ke sana," sambungnya. *** (SS)

SHARE