Wisata Ozersk, Kota Hantu yang Tak Diakui - Male Indonesia
Wisata Ozersk, Kota Hantu yang Tak Diakui
MALE ID | Relax

Chernobyl bukan satu-satunya tempat di muka bumi ini yang penuh akan paparan radiasi nuklir, sebab di Rusia ada satu kota bernasib sama. Kota itu adalah Ozersk, tempat lahir program senjata nuklir pada masa Perang Dunia II.


Photo: wikimedia commons

Tadinya, Ozersk adalah kompleks produksi plutonium Soviet pertama dan tempat terjadinya tiga insiden nuklir dalam ukuran besar. Dibangun pada tahun 1948, kota ini pertama kali disebut City-40.

Sekitar empat dekade, City-40 boleh dikatakan sebagai ‘kota hantu’, lantaran mempunyai populasi, namun tak pernah tercatat secara resmi ke dalam peta dunia. Pada 1945, sekitar 40 ribu tahanan diambil dari 12 kamp dan melakukan kerja paksa bersama ilmuwan nuklir.

Mereka membangun fasilitas nuklir bawah tanah. Para terpidana Rusia setuju untuk bekerja di sana dengan imbalan hukuman lebih rendah. Tiga tahun setelahnya, City-40 sudah memadai dan mendapat predikat sebagai sebuah kota.

Di bawah pemerintahan Stalin, Rusia merahasiakan kota ini dari negara-negara lainnya. Bukan hanya itu, penduduknya bahkan tidak tercatat dalam sensus resmi.

Selain dihuni para tahanan yang disuruh kerja paksa dengan masa hukuman lebih ringan, ada pula penduduknya yang datang secara sukarela.

Mereka tergiur standar hidup yang ditawarkan pemerintah di City-40. Orang-orang bisa mendapatkan hal lebih banyak dibandingkan penduduk Uni Soviet.

Warga Ozersk juga percaya bahwa mereka kaum terpilih dan penyelamat melalui kemampuan yang mereka miliki. Itu sebabnya, Ozersk juga dijuluki ‘Kota Intelektual’.

Seperti dilansir dari Bored Panda, Samira Goetschel, sutradara film dokumenter City-40 mengungkapkan, meski menjadi kota rahasia, penduduknya tidak ingin meninggalkan kota. Mereka tidak merasa kekurangan. Terisolasi justru merupakan sebuah kenyamanan bagi mereka.

Ozersk dikelilingi oleh pagar kawat berduri ganda dan dipantau aparat bersenjata. Sebagai salah satu tempat dengan tingkat kontaminasi radioaktif tertinggi di dunia, Ozersk tidak kehilangan pesona bagi penduduknya.

Sekitar 470 ribu penduduknya terkena kanker akibat paparan radiasi, dan para ilmuwan memperkirakan, jumlah kontaminasi radionuklida di kawasan tersebut diperkirakan mencapai 2 - 3 kali lebih tinggi daripada Chernobyl.

Salah satu spot, yaitu Danau Karachay, mendapat julukan ‘Danau Kematian’ karena tingginya kadar plutonium yang terdapat di dalamnya. Pada 1967, danau tersebut mengering dan menyebarkan debu radioaktif di area yang luas.

Bagaimana? Anda tertarik melakukan perjalanan ke Ozersk? [GP]

SHARE