Terkena Gas Air Mata, Ini yang Harus Anda Lakukan - Male Indonesia
Terkena Gas Air Mata, Ini yang Harus Anda Lakukan
MALE ID | Sex & Health

Kerusuhan massa di Jakarta pada 22 Mei 2019 lalu diwarnai dengan lemparan gas air mata dari petugas keamanan. Karena kerusuhan yang terjadi, bukan cuma polisi dan TNI yang ikut turun tangan, sejumlah warga juga membantu meredakan emosi massa.


Photo: wikimedia commons

Seperti dilansir dari News Safety, gas air mata termasuk dalam salah satu bagian Riot Control Agents. Dalam kondisi ini, bahan kimia di dalam gas air mata menyerang bagian yang memiliki cairan, salah satunya mata, kulit, dan paru-paru.

Lantas apa yang harus dilakukan jika Anda tak sengaja terkena gas air mata? Dikutip dari After Math, berikut langkah-langkahnya.

Keluar dari Kerumunan
Secepat mungkin dan setenang yang Anda bisa, jauhi area yang terpapar gas air mata. Udara segar akan membantu mengeluarkan bubuk gas air mata dan mencegahnya agar tidak kembali ke tubuh.

Bilas Menggunakan air
Bilas mata dengan air dingin atau air saline. Saat membilas, lakukan dari dalam ke luar, jangan biarkan air yang terkontaminasi mengalir ke kulit atau pakaian.

Masker Gas
Satu yang pasti untuk mengatasi bahaya gas air mata yaitu menggunakan masker gas atau respirator. Cara lain yang bisa dipakai, kenakan escape hood. Dalam kondisi terdesak, masker debu dan kacamata pelindung juga dapat memberikan perlindungan sementara.

Tidak Menggosok Bagian Mata atau Wajah
Disarankan agar Anda tidak menggosok bagian mata atau wajah. Pasalnya, hal ini akan mengaktifkan kristal gas air mata.

Mencari Tempat yang Lebih Tinggi
Sebagian besar RCA lebih berat daripada udara, sehingga konsentrasi tertinggi biasanya berada di sekitar daerah yang rendah.

Membuang Pakaian yang Terkena Gas Air Mata
Residu gas akan tertinggal di pakaian Anda. Jadi, pakaian yang terkontaminasi oleh gas air mata harus dicuci secara berulang kali atau lebih baik dibuang.

Mandi
Mandi dengan air dingin, bukan air panas. Sebab, air panas akan membuka pori-pori dan memungkinkan bahan kimia meresap lebih jauh sehingga mengakibatkan iritasi kulit. Namun jangan berendam, karena air telah terkontaminasi dengan bahan kimia yang lepas dari badan.

Proses menetralkan efek dari paparan gas air mata bersifat sementara. Efek gas di tempat kejadian dapat bertahan lama jika tidak dinetralkan secara tepat. Karena itu, segera pergi ke dokter apabila mengalami keluhan yang tak kunjung berhenti. [GP]

SHARE