Modifikasi Mr P Menjadi Tren, Apa Manfaatnya? - Male Indonesia
Modifikasi Mr P Menjadi Tren, Apa Manfaatnya?
Gading Perkasa | Sex & Health

Buat sebagian orang, modifikasi tubuh bukan hanya soal estetika semata. Ada pula yang melakukannya demi tujuan meningkatkan kehidupan seksual mereka.


 
Photo: Pexels

Kini, modifikasi Mr P dengan memasukkan manik-manik ke dalam genital yang dikenal sebagai ‘pearling’ tengah menjadi tren. Pasalnya, manik-manik tersebut menambah ketebalan ‘rudal’ sehingga memberi tekanan lebih pada sesi bercinta.

Spesialis estetik Jenova Rain mengungkap, pearling memang sedang digandrungi oleh banyak pria saat ini. Rain yang telah menggeluti industri itu selama 14 tahun sudah menangani berbagai klien di kliniknya di Leicester, Inggris.

“Menambahkan manik-manik pada organ intim atau pearling yaitu memasukkan silikon manik-manik jenis implan di bawah kulit Mr P,” kata dia, seperti dilansir dari Daily Star.

Rain telah melakukan prosedur itu selama 8 tahun dan menurutnya permintaan pearling semakin meningkat, terutama setelah ada awareness terhadap prosedur tersebut.

 
 

Dinilai memberi banyak manfaat
Banyak individu menganggap pearling jika memberi banyak manfaat bagi mereka. Selain menambah ketebalan, pearling terkadang digunakan sebagai dekotasi atau meningkatkan kehidupan seksual.

“Prosedur ini menambah sensitivitas dan tekanan saat bercinta. Memberi manfaat pada Anda dan pasangan,” ujarnya.

Hal serupa juga diungkap oleh Natalie Ater-Roberts yang berpraktik di Dr Morton. “Meningkatkan sensasi saat intercourse merupakan salah satu alasan mengapa banyak pria mulai menjalani prosedur ini,” kata Natalie.

“Sama seperti kondom, menanam manik-manik di bawah kulit Mr P bisa menambah stimulasi pada pria dan pasangan wanita, membantu mereka meraih orgasme dan mungkin lebih intens,” katanya lagi.

Tak lepas dari risiko
Umumnya, pria memerlukan waktu sekitar dua minggu untuk benar-benar pulih dari prosedur pearling. Namun, ada pula risiko yang harus diketahui. Dokter memperingatkan, pearling berpotensi menyebabkan tetanus, gangren, atau mati rasa. Bahkan pada kasus yang serius, bisa menyebabkan amputasi Mr P.

Disarankan bagi Anda yang akan melakukan prosedur ini agar melakukan riset lebih dulu dan memilih tenaga profesional yang tepat.

“Meski pearling pada dasarnya aman bila dilakukan oleh tenaga profesional, faktor risiko memasukkan manik-manik ke organ intim adalah infeksi, disfungsi ereksi, penolakan tubuh, luka parut, hingga nyeri,” tutur dia. [GP]

SHARE