Pasangan Punya Gangguan Bipolar, Harus Bagaimana? - Male Indonesia
Pasangan Punya Gangguan Bipolar, Harus Bagaimana?
Gading Perkasa | Relationships

Menjalin hubungan dengan wanita yang menderita gangguan bipolar rasanya menantang sekaligus melelahkan. Pasalnya, Anda tidak dapat mengendalikan emosi pasangan ketika ia sedang berubah.

gangguan bipolar - male indonesia
Photo by sandevil sandh on Unsplash

Namun, bukan berarti Anda harus menyudahi hubungan lantaran si wanita mengidap penyakit ini. Agar senantiasa langgeng dan harmonis, simak sejumlah cara untuk menghadapi pasangan yang menderita gangguan bipolar. Yaitu:

Mempelajari Penyakit itu Sendiri
Salah satu cara yang paling ampuh untuk menghadapi pasangan bipolar Anda adalah mempelajari penyakit tersebut terlebih dahulu. Perbanyak pengetahuan mengenai bipolar disorder, apa yang pasangan Anda hadapi, dan bagaimana Anda bereaksi.

Tanyakan Pemicunya
Tidak hanya mempelajari lewat beberapa referensi, Anda pun perlu menanyakan kepada pasangan apa yang menjadi pemicu gangguan mental itu muncul. Entah kurang tidur atau pekerjaan yang bikin ia stres.

Walaupun tidak semua orang punya pemicunya, sah-sah saja bagi Anda untuk menanyakan pengalaman sang wanita. Bagaimana gangguan bipolar dapat terjadi dan tindakan apa yang ia sering lakukan guna mengatasinya. Dengan demikian, Anda menjadi tahu dan mengurangi peluang munculnya pemicu tersebut.

 
 

Menahan Diri
Salah satu kunci utama dalam hubungan yang melibatkan mental pasangan Anda adalah menahan diri. Sebagai contoh, Anda dan pasangan sudah merencanakan untuk kencan pada akhir pekan, namun terkendala karena penyakit si dia sedang kambuh.

Ingatlah bahwa gagal kencan bukanlah keinginan pasangan, melainkan bipolar disorder yang membuatnya seperti itu. Jika sering terjadi dan Anda merasa stres, cobalah lakukan kegiatan lain sembari memberinya waktu untuk menenangkan pikirannya.

Mendukung Proses Pemulihan
Cara berikutnya dalam menghadapi pasangan yang menderita gangguan bipolar yakni mendukung rencana pengobatannya. Setidaknya coba hadir pada beberapa sesi pengobatan pasangan. Kehadiran Anda bakal sangat berarti baginya, karena Anda benar-benar tampak mendukungnya.

Sebaliknya, jika hal itu justru mengganggu pasangan Anda, cari tahu apa saja yang harus Anda perbuat demi membantu mempercepat proses pemulihan pasangan.

Lebih Cermat Memilih Kata-Kata
Tentu saja Anda wajib menenangkan pasangan saat penyakitnya sedang ‘kambuh’. Walau begitu, disarankan Anda lebih cermat memilih kata-kata yang tidak menyinggung perasaan si wanita. Sebab, salah dalam berucap membuat Anda terkesan mengeluh atas kondisi gangguan bipolar yang ia derita. [GP]

SHARE