Hampir Semua Aplikasi Mudah Diserang Hacker - Male Indonesia
Hampir Semua Aplikasi Mudah Diserang Hacker
Sopan Sopian | Digital Life

WhatsApp telah mengonfirmasi bahwa celah keamanan dalam aplikasi memungkinkan penyerang menginstal perangkat lunak spyware pada smartphone target mereka. Hal tersebut membuat sekira 1,5 miliar pengguna WhatsApp khawatir apakah aplikasi miliki Facebook Inc tersebut masih aman.


Image by Pexels from Pixabay

Dilansir dari laman BBC, tidak hanya WhatsApp, aplikasi apapun kabarnya mengandung kerentanan keamanan yang membuat smartphone dapat dikendalikan penyerang (peretas). 

Pakar keamanan, Dr Baker menyebutkan bahwa tidak ada jaminan aplikasi chat selain WhatsApp tidak akan mengalami kesalahan keamanan yang sama. Dia mengatakan jika orang-orang khawatir data dapat dicuri dari komputer mereka, salah satu opsi adalah lepaskan sepenuhnya dari internet.

"Langkah tersebut menghentikan peretas jarak jauh untuk mengakses mesin. Itu menghentikan peretas jarak jauh mengakses mesin, tetapi bahkan celah udara tidak akan menghentikan penyerang dengan akses fisik ke perangkat," kata Barker.

Barker juga menekankan pentingnya menginstal pembaruan perangkat lunak untuk aplikasi dan sistem operasi. "WhatsApp mendorong pembaruan dan konsumen mungkin tidak menyadari bahwa perbaikan keamanan sering dimasukkan dalam pembaruan," katanya.

 
 

Di sisi lain, menurut perusahaan keamanan Bluebox, lemahnya keamanan pada Android memungkinkan para peretas mengakses aplikasi apapun dan mengubahnya menjadi program Trojan untuk memperoleh data probadi atau mengendalikan sistem. 

Malansir laman Phone Arena, masalah keamanan tersebut merupakan lubang atau celah yang biasanya dieksploitasi oleh peretas. Jika berhasil mengeksploitasi masalah tersebut, peretas akan bisa masuk ke ponsel milik pengguna dan mengambil berbagai informasi. 

Misalnya, menyalin nomor kontak, membaca pesan singkat yang ada di dalamnya, mengecek panggilan, menyalin nomor IMEI, password, dan akses-akses lainnya. Berdasarkan hasil analisis dari perusahaan keamanan CVE Details, Android mendapat gelar "paling rawan serangan malware" sudah sejak tahun 2016 setelah ditemukan setidaknya 523 masalah keamanan.

Masih menurut Barker. Dirinya menyerankan seharusnya WhatsApp lebih membantu pengguna dengan menjelaskan pembaruan terbaru dan lebih cepat mengumumkan adanya serangan siber. "Orang-orang perlu disadarkan bahwa pembaruan sangat penting. Semakin cepat kita dapat memperbarui aplikasi kita, semakin aman kita," kata Barker.

Berikut langkah-langkah keamanan sederhana untuk diingat:

1. Instal pembaruan keamanan aplikasi dan sistem operasi.

2. Gunakan kata sandi yang berbeda untuk setiap aplikasi atau layanan.

3. Jika memungkinkan, aktifkan otentikasi dua langkah untuk menghentikan penyerang masuk ke akun.

4. Hati-hati dengan aplikasi apa yang Anda unduh.

5. Jangan mengklik tautan dalam email atau pesan yang tidak Anda harapkan. *** (SS)

SHARE