Atasi Sengatan Ubur-Ubur Saat Liburan di Pantai - Male Indonesia
Atasi Sengatan Ubur-Ubur Saat Liburan di Pantai
MALE ID | Relax

Sengatan ubur-ubur adalah gangguan umum untuk perenang dan penyelam. Dengan tentakel yang berisi ribuan sengatan berduri kecil, ubur-ubur yang ditemukan di semua samudra dunia berpotensi menyerang manusia. Sengatan ubur-ubur berkisar dari ringan sampai parah.


Image by PDPics from Pixabay

Wikipedia menyebutkan, Ubur-ubur merupakan sejenis binatang laut yang termasuk dalam kelas Scyphozoa. Tubuhnya berbentuk payung berumbai, dapat membuat gatal pada kulit bila tersentuh. Tercatat ada sekira 1.800 jenis ubur-ubur.

Jenis ubur-ubur yang paling berbahaya adalah dari kelompok Cubozoa. Sengatan tentakelnya bisa menimbulkan kematian. Nah, bagi ketika masih kena sengatan ubur-ubur ringan, Anda tidak memerlukan bantuan medis. Melansir laman Healthy Guide, dibawah ini ada beberapa perawatan alami yang dapat mengatasi luka sengatan ubur-ubur ketika Anda sedang berlibur di pantai.

Lemon
Menurut penelitian untuk menyembuhkan sengatan ubur-ubur, Anda dapat mencoba mencampurkan jus segar yang diekstraksi dari lemon dengan sedikit garam. Setelah itu, aplikasikan dengan lembut pada area kulit Anda yang terkena. Campuran ini dapat membantu mengurangi rasa sakit yang terkait dengan sengatan ubur-ubur.

Perban
Setelah melepas tentakel dan membersihkan sengatan dengan air hangat, Anda harus menutup area yang terkena dengan perban kemudian membungkusnya dengan kain kasa. Untuk mempercepat proses penyembuhan, bersihkan area yang terkena dengan air hangat 3 kali sehari, dan kemudian oleskan salep antibiotik. Akhirnya, bungkus kembali area ini dengan perban dan kain kasa.

Lidah buaya
Lidah buaya dapat digunakan untuk meredakan area kulit yang terkena dan sekaligus mengurangi rasa gatal. Satu-satunya hal yang perlu Anda lakukan adalah menerapkan gel lidah buaya segar di area kulit yang terkena. Kemudian, biarkan gel meresap di area yang terkena ubur-ubur selama beberapa jam.

Bilas dengan Air
Untuk mengurangi risiko tersengat berulang kali, Anda harus keluar dari air sesegera mungkin setelah disengat. Setelah itu, hindari menggores sengatan ini atau menyentuhnya dengan tangan. Cobalah untuk membilas dengan air laut untuk membersihkan semua jaringan yang menyengat atau tentakel yang menempel. Juga, ingat bahwa untuk tidak menggosok daerah-daerah yang terkena dengan handuk karena dapat mengaktifkan stinger yang tersisa.

Mengikis Tentakel yang Tersisa
Setelah membilas sengatan ubur-ubur, Anda harus mengikis sisa tentakel yang tersisa dengan menggunakan plastik. Selain itu, hindari menggosok menggunakan handuk atau kain karena ini akan mampu membuat sel api lebih menyengat. Juga, saat ketika melepas tentakel, Anda harus menghindari bergerak karena ini akan melepaskan lebih banyak racun.  *** (SS)

SHARE