Jadi Atlet eSports tak Sekadar Jago Bermain Game - Male Indonesia
Jadi Atlet eSports tak Sekadar Jago Bermain Game
Sopan Sopian | Sport & Hobby

Bagi para penggemar video game, berbagai macam turnamen eSports yang sudah mulai menjamur saat ini bak ladang hijau yang bisa menjanjikan banyak hal menyenangkan. Melampiaskan hobi dan dibayar, sungguh siapa yang bisa menolaknya?


Photo by Florian Olivo on Unsplash

Apalagi, Iwan Anfernee, Chief Operations Officer Louvre eSport team pun mengatakan eSports khususnya di Asia bisa dibilang kencang sekali untuk dua tahun belakangan ini. dan memang pasti eSports ini bisa menjadi olahraga masa depan.

Akan tetapi, berkarier di bidang eSports bisa dibilang gampang-gampang susah dan tentu tidak sembarang orang bisa mewujudkannya. Seperti pekerjaan lain, atlet eSports juga dituntut punya sejumlah kualifikasi mumpuni untuk menghadapi persaingan yang semakin ketat. Mengutip laman 1stopesports, ada beberapa poin yang harus diperhatikan sebelum berkarier di dunia eSports.

Kedisiplinan
Para pemain eSports memang tidak perlu repot-repot berkeringat seperti mereka yang berkecimpung di sektor olahraga fisik. Namun, segala hal tidak akan otomatis menjadi ‘wah’ tanpa adanya usaha.

Seperti halnya eSports, yang menuntut sejumlah jam terbang tertentu untuk naik level. Ada kalanya, seorang pemain merasa harus mencapai satu titik di mana ia akhirnya merasa layak berkompetisi di level yang lebih tinggi.

Perlu diketahui, para gamers amatir kerap merasa ‘silau’ dengan mereka yang sudah mengantongi predikat profesional terlebih dahulu. Rasanya nyaris tidak mungkin para pemain amatir bisa mengalahkan mereka yang sudah benar-benar ahli.

 
 

Kedisiplinan pun pada akhirnya juga menjadi kunci bagi para pemain eSports untuk terus bertahan dan mengembangkan diri. Ada banyak sekali pesaing di luar sana, jika bermalas-malasan, tentu bisa tertinggal.

Seorang pemain eSports yang sukses akan terus berlatih selama setahun penuh untuk mengasah kemampuannya. Ketika turnamen datang, ia sudah siap dan itu adalah saat yang tepat untuk mempraktekkan hasil latihannya ke aksi nyata.

Di Indonesia sendiri,, kedisiplinan masih menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi atlet eSports. "Untuk dari segi skill, hampir sama dengan atlet eSports luar negeri. Hanya perlu lebi disiplin saja," tutur Iwan kepad MALE Indonesia.

Motivasi
Motivasi adalah salah satu poin penting di setiap sisi kehidupan manusia. Tanpa motivasi, seseorang bisa saja kehilangan semangat dan tidak bisa menentukan arah tujuan hidup yang benar.

Di dunia eSports, kurangnya motivasi merupakan faktor utama yang membuat para pemain muda tidak mampu melanjutkan kariernya. Selain hilang arah, ada beberapa yang terlena dengan kesuksesan instan setelah memenangkan sebuah turnamen, misalnya.

Namun zaman kini semakin maju, begitu pula dengan perkembangan eSports. Sejumlah organisasi dan komunitas eSports saat ini juga sudah mulai memerhatikan kepentingan para pemain dan menunjukkan perlakuan yang sama pentingnya dengan atlet olahraga lain.

Singkatnya, berkarier di dunia eSports memang tidak semudah yang dibayangkan, namun kesuksesan seseorang ditentukan dari seberapa besar usahanya. Jika Anda sudah memiliki ketertarikan di bidang eSports, pastikan terus mengembangkan diri dan rajin berlatih serta bangkitkan motiviasi Anda. *** (SS)

SHARE