Salut! 5 Musisi Rock Dunia ini Bergelar Doktor - Male Indonesia
Salut! 5 Musisi Rock Dunia ini Bergelar Doktor
MALE ID | News

Bagi banyak orang, istilah rocker atau musisi rock selalu dikait-kaitkan dengan gaya hidup bebas, mulai dari seks bebas, hingga narkoba dan kekerasan. Pun para musisi terkenal yang berkarier di kancah musik biasanya dikenal sebagai para pemberontak yang doyan pesta.


Photo by Maria Sealey from Pexels

Namun, siapa sangka ternyata ada beberapa musisi yang selain eksis di jagat musik rock, mereka juga piawai di bidang lain. Bidang yang dimaksud adalah bidang akademis. Para musisi ini terkenal dalam karier bermusik mereka, sekaligus memiliki prestasi cemerlang di dunia akademis. Mereka bahkan memiliki gelar doktor.

Sterling Morrison (Velvet Underground)


Nama Sterling Morrison memang tidak seterkenal frontman Velvet Underground, Lou Reed. Namun, ia selalu disebut sebagai sosok jenius di balik semua lagu-lagu hits Velvet Underground di era '60-an.

Morrison juga dikenal sebagai seorang akademisi dan penggiat sastra yang ulung. Ia mendapat gelar doktoral berkat disertasi penulisan sastra abad pertengahan pada empat puisi Cynewulf.

Morrison memang telah meninggal dunia pada 1995 karena penyakit lyphoma. Namun, kecerdasan dan kariernya bersama Velvet Underground selalu dikenang hingga hari ini.

Milo Aukerman (Descendents)


Band di mana Aukerman menjadi vokalis, dianggap sebagai salah satu pionir dalam jagat musik punk. The Descendants menjadi inspirasi untuk band punk di masa kini seperti Blink 182, NOFX, The Offspring, Paramore, hingga Green Day.

Aukerman mendapatkan gelar doktoral di bidang biologi dari University of California. Ia juga menuntaskan post-doktoral di University of Madison di bidang biochemistry.

Greg Graffin (Bad Religion)


Bad Religion terkenal sebagai salah satu band yang revolusioner bagi skena punk di seluruh dunia. Musik-musik mereka pun terkenal kontroversial karena penuh pesan yang anarkis dan provokatif.

Vokalis Bad Religion, Gref Graffin, terkenal sebagai musisi punk tercerdas kedua setelah Milo 'Descendents'. Ia telah meraih gelar S3 dibidang sejarah sains dari Cornell University.

Selain menjadi musisi, Graffin diketahui pernah mengajar sebagai dosen di University of California, Los Angeles (UCLA) pada 2008. Sejak 2011, ia pun kerap menjadi dosen tamu di Cornell University.

Brian May (Queen)


May adalah gitaris band Queen yang telah terkenal sejak era '70-an. Meski Freddie Mercury telah meninggal, May masih kerap menggelar tur bersama Queen dibantu oleh Adam Lambert sebagai vokalis utama.

Sebelum Queen memperoleh ketenaran, May memang seorang akademisi. Sejak SMA, ia sangat cerdas di bidang matematika, matematika terapan, dan fisika. Pada 1984, ia pun lulus S1 dari Imperal College London jurusan fisika.

Pada 2007, May akhirnya menyelesaikan penelitiannya mengenai rasi bintang zodiak yang sempat tersendat selama 36 tahun karena kesibukannya bermusik. Akhirnya, ia menyelesaikan studi S3 di Imperial College London dan meraih gelar doktoral bidang astrofisika.

Dexter Holland (The Offspring)


Vokalis dan frontman grup punk The Offspring ini mendapat gelar doktoral di bidang biologi molekular dari University of Southern California. Ia melakukan riset terkait virus HIV.

Setali tiga uang dengan Brian May. Holland sempat mengalami kendala dalam mengejar gelar doktoralnya saat ia harus membagi waktu dengan berkarir di The Offspring yang juga kondang di jagat musik. *** (SS)

SHARE