Hindari, Kata ini tak Bermanfaat dalam Hubungan - Male Indonesia
Hindari, Kata ini tak Bermanfaat dalam Hubungan
MALE ID | Relationships

Dalam sebuah hubugan, rayuan atau kata-kata manis memang diperlukan. Hal ini untuk hubungan semakin erat dan manis. Akan tetapi di sisi lain juga untuk memiliki hubungan yang sehat dan harmonis, pasangan terkadang harus pandai menahan diri. Terutama bila menyangkut tentang ucapan.

kata rayuan - male indonesia
Pexels.com

Ada kata-kata tertentu yang tidak pantas diutarakan kepada pasangan. Hal tersenut supaya hubungan Anda tetap terjalin mesra. Mengutip laman Body and Soul, berikut ini kata-kata apa yang sebaiknya tidak diungkapkan pada pasangan. Karena tak ada manfaatnya dalam hubungan.

Panggilan Aneh untuk Berdua
Jika Anda memanggil pasangan Anda dengan sebutan 'sayang' atau 'beb' mungkin wajar. Namun, jika Anda memanggilnya dengan sebutan lain, seperti 'gendut,' 'gembul,' atau 'pesek', seberapa kreatif dan lucunya pun Anda, ini sebetulnya tidak bisa diterima pasangan. 

Memang hal ini terkesan akrab dan romantis karena memilik panggilan lain dari kebanyakan. Namun ternyata pasangan Anda tidak akan pernah melupakannya. Jadi, sebaiknya Anda perlu menghindarinya.

Menantang Mereka Menyakiti Anda
Ya, wanita terkadang selalu ada di posisi yang dibenarkan. Misalnya persoalan perselingkuhan. Padahal, perselingkuhan lebih banyak dilakukan wanita. Tentu hal ini menyisakan rasa sakit.

Akan tetapi, ternyata membalasnya begitu simpel. Ketika Anda membalasnya denga menantang pasangan untuk menyakiti Anda secara lisan itu sudah menusuk hati mereka. Namun efeknya dia juga akan membalas kembali. Misalnya, Anda mengatakan, "Apa cuma segitu kemampuanmu (menyakitiku)?" Jika Anda marah dan sakit hati pada pasangan, tarik napas dalam-dalam.

Jika tidak bisa, maka tinggalkan ruangan dan lanjutkan pembicaraan jika kalian berdua sudah sama-sama tenang. Jika beradu argumen, kalian berdua akan sama-sama kalah.

"Kita harus bicara"
Jika Anda memang ingin mengajak pasangan berdiskusi, maka seharusnya Anda mengatakan, "Bisakah kita berbicara?" Ini adalah undangan dan permintaan untuk membahas, bukan deklarasi perang dengan pasangan.

Mengancam Putus
Jika dua orang masih beradu argumen, terkadang salah satu pasangan mengancam putus dengan pasangannya. Ini bukan cara untuk berkomitmen dalam sebuah hubungan. Hubungan kalian berdua akan menjadi tidak solid dan tidak satupun akan aman di dalamnya. *** (SS)

SHARE