Stop! Pria Jangan Asal Pakai Produk Perawatan - Male Indonesia
Stop! Pria Jangan Asal Pakai Produk Perawatan
Sopan Sopian | Looks

Sekarang ini, menjaga penampilan dan merawat kulit bukan lagi hanyan kebiasaan wanita. Tidak sedikit pria makin sadar dan peduli untuk menjaga penampilan mereka. Tak jarang juga banyak pria yang sekalian menggunakan produk perawatan wajah wanita. Apakah ini diperbolehkan atau dibenarkan?

produk perawatan - male Indonesia
Photo by Patrick Coddou on Unsplash

Pertama-tama, para pria harus mengetahui bawah kulit Anda dan wanita berbeda dalam beberapa aspek. Misalnya pertumbuhan rambut, banyaknya keringat, produksi minyak, tingkat keasaman (pH), dan faktor-faktor lainnya sebagai akibat dari perbedaan hormon.

Umumnya kulit pria 10-20 persen lebih tebal dengan kolagen yang lebih banyak, folikel rambut yang lebih banyak dan lebih besar, serta produksi sebum (minyak) yang lebih banyak. Ini semua umumnya disebabkan karena peningkatan produksi testosteron.

Perbedaan struktural ini membuat kulit pria kurang sensitif dan mampu menerima bahan yang lebih kuat atau bersifat iritatif dibandingkan wanita. Produksi sebum pada pria lebih stabil dan juga memiliki kadar lebih tinggi daripada wanita. 

Dengan demikian, pria memiliki kecenderungan lebih tinggi untuk berjerawat. Meskipun demikian, kulit pria dapat menjadi kering akibat sering bercukur dan mengalami iritasi terus-menerus.

 
 

Mengingat rata-rata pria lebih banyak menghabiskan waktu di luar ruangan, ini menjadikan pria lebih berisiko terhadap kanker kulit. Sehingga, bahan-bahan produk untuk memperbaiki kulit dan SPF lebih penting untuk pria. 

"Jadi begini, kulit pria dan wanita itu ada sedikit perbedaannya. Kalau kulit pria itu lebih kuat, lebih tebal dan lebih banyak kelenjar minyaknya, jadi agak lebih berminyak. Sedangkan kulit wanita tidak seperti itu," kata Ketua Studi Dermatologi Kosmetik Indonesia, dr. Abraham Arimuko, Sp.KK dalam acara Clinelle WhitenUp.

Kendati tidak masalah, kata dia, akan tetapi fungsi dari produk yang digunakan tidak akan berfungsi secara maksimal. Alasannya, jika produk perawatan pria itu kandungan bahannya perlu ditambah. Kadar pembersihnya lebih kuat. "karena kulit laki-laki lebih berminyak dan tebal," tegasnya lagi.

Jadi, pada hakikatnya, penggunaan produk perawatan kulit apa pun sebaiknya disesuaikan dengan tipe kulit masing-masing. Perlu diketahui bahwa perbedaan kulit bukan hanya dibagi berdasarkan jenis kelamin. 

Seorang pria, sebaiknya perhatikan tipe kulit berdasarkan perbedaan kulit, dan pakailah produk yang sesuai agar mendapatkan manfaat yang diharapkan. *** (SS)

SHARE