Menilai Kepribadian Orang Lain dari Hal-Hal Sepele - Male Indonesia
Menilai Kepribadian Orang Lain dari Hal-Hal Sepele
Sopan Sopian | Relationships

Kesan pertama memang menentukan segalanya. Saat dua orang bertemu untuk pertama kalinya, mereka akan saling menilai satu sama lainnya. Anda mungkin tak merencanakan untuk melakukan penilaian. Namun, biasanya Anda melakukan hal ini dengan otomatis.

sekolah kepribadian - male indonesia
Photo by Sherman Yang on Unsplash

Manusia memang saling menilai kepribadian satu sama lain, bahkan sejak kali pertama berjumpa. Dilansir businessinsider, situs Quora mendaftar hal-hal sepele yang kerap digunakan seseorang untuk menilai kepribadian orang lain.

Ketepatan Waktu
Ketika Anda datang terlambat, pihak yang menunggu cenderung membentuk kesan negatif dari kepribadian Anda. Sebaliknya, mereka yang tepat waktu akan dianggap proaktif, penuh motivasi diri, terorganisir, dan menghargai waktu.

Cara Memperlakukan Pelayan
Banyak orang mengaku memperhatikan bagaimana orang lain berinteraksi dengan staf hotel atau restoran. Sebagian menyatakan tidak tertarik berkencan dengan lawan jenis yang memperlakukan pelayan dengan kasar.

Cara Berjabat Tangan
Mayoritas orang beranggapan jabat tangan yang erat mencerminkan karakter kuat, ekstrovert, ekspresif, dan percaya diri. Sementara, jabat tangan yang lemah menunjukkan kurangnya kepercayaan diri dan karakter pemalu.

Tulisan Tangan
Tulisan tangan dipercaya bisa mengungkap banyak tentang kepribadian Anda. Goresan tangan yang tampak menekan kuat pada kertas hingga ukuran, kemiringan, dan bentuk huruf kerap dipakai orang lain untuk mengungkap sebagian watak Anda.

 
 

Seberapa Sering Cek Ponsel
Banyak orang mengaku memperhatikan seberapa sering lawan bicaranya memeriksa ponsel saat berbincang. Satu studi menyebutkan, sering mengecek ponsel saat berinteraksi membuat Anda dianggap kurang stabil secara emosional dan memiliki mood yang berubah-ubah.

Kontak Mata
Kurangnya kontak mata membuat Anda dianggap sebagai orang yang memiliki pengendalian diri dan motivasi rendah. Sementara, orang yang kerap membuat kontak mata dinilai ekstrovert dan dominan.

Gaya Selfie
Cara Anda ber-narsis ria rupanya juga tak luput dari pengamatan. Ada yang menganggap orang yang keseringan selfie mengalami gangguan neurotik, namun sebagian orang malah menganggapnya sebagai ciri kepribadian terbuka.

Selera Musik
Sebagian orang juga menilai orang lain berdasarkan jenis musik yang didengarkan. Mereka yang mendengarkan musik reflektif yang kompleks dianggap terbuka untuk pengalaman baru, sementara orang yang menyukai musik optimis dan konvensional dinilai ekstrovert dan atletis.

Warna Favorit
Warna kesukaan juga menjadi dasar orang lain menilai kepribadian Anda. Misalnya, warna favorit merah membuat Anda dianggap pecinta yang ulet sedangkan penyuka warna kuning dianggap sebagai orang yang logis, individualis, suka belajar, dan mudah menemukan kebahagiaan.

Pilihan Hewan Peliharaan
Orang mungkin membuat kesimpulan tentang Anda berdasarkan hewan kesayangan yang Anda pelihara. Orang-orang yang memelihara anjing umumnya dianggap energik dan suka hubungan jangka panjang, sedangkan pecinta kucing cenderung tertutup dan sensitif.

Cara Mengajukan Pertanyaan
Berapa lama waktu yang digunakan seseorang untuk balik mengajukan pertanyaan kepada lawan bicara rupanya juga menjadi dasar penilaian kepribadian. Biasanya, hal ini mengungkap apakah seseorang termasuk tipe giver atau taker, juga merefleksikan tingkat ketertarikan antarindividu. *** (SS)

SHARE