Riset: Banyak Orang Putus Asa Saat Mulai Berkencan - Male Indonesia
Riset: Banyak Orang Putus Asa Saat Mulai Berkencan
Gading Perkasa | Relationships

Bagi sebagian orang, fase mulai berkencan tidaklah sulit. Namun sebagian lainnya tak mampu menemukan pasangan yang tepat.

kencan - male indonesia
Pexels.com

Perkembangan teknologi, seperti kencan online membuka kesempatan sebagian orang untuk mulai berkencan lebih mudah dan cepat. Walau tak selalu berujung pada hubungan yang serius.

Sebelum MALEnials memutuskan untuk mulai berkencan dengan cara modern, ketahuilah beberapa fakta berikut, seperti dilansir dari Mental Floss.

 
 

Minim Pertemuan
Kencan online memang tengah populer, tapi sayang orang-orang lebih sering berinteraksi di dunia maya tanpa bertatap muka. Bahkan, sepertiga pengguna layanan kencan online mengaku belum pernah bertemu dengan pasangan yang mereka kenal melalui aplikasi kencan atau media sosial.

Banyak Orang Merasa Putus Asa
Sebuah survei di Amerika mengungkap, 23 % partisipan menganggap pengguna situs kencan itu putus asa. Padahal, tak sedikit yang telah menggunakan layanan kencan online dan bertemu pasangan mereka lewat cara tersebut.

Tak Pikir Panjang
Dalam aplikasi Tinder, pengguna punya dua pilihan. Swipe (mengusap) ke kanan bila menyukai seseorang atau ke kiri bila tidak.

Namun, tak semua yang mengusap ke kanan benar-benar tertarik pada pilihannya. Boleh jadi, dia sekadar iseng atau tak sengaja mengusap ke kanan. Jadi, Anda jangan senang dulu bila aplikasi menilai Anda ‘match’ dengan seorang wanita.

Prosesnya Terlalu Lama
Ada anggapan bahwa cinta pada pandangan pertama bukan cuma mitos. Namun, beberapa orang harus melewati beberapa kali kencan sebelum akhirnya menemukan pilihan tepat.

Menurut sebuah survei yang dilakukan pada 2.000 partisipan, sebelum memperoleh soulmate, wanita akan berkencan lima kali dan pria sebanyak enam kali.

Mereka akan mengalami hubungan yang buruk, hubungan jangka panjang, dan terakhir adalah pertemuan dengan pasangan terbaik.

Dalam waktu satu tahun, pria bisa dua kali mengencani wanita dan enam kali one night stand.

Bingung Apa yang Dicari
Penelitian mengungkap, apa yang dipikirkan orang tentang pasangan romantis, tak selalu sama dengan keinginan mereka. Karakteristik orang yang dinilai menarik seringkali malah tidak cocok dijadikan pasangan.

Membayar Tagihan Kencan
Survei terhadap 17.000 partisipan di Amerika Serikat menemukan, 75 % pria merasa bersalah bila wanita yang membayar kencan. Studi lain terhadap 1.000 partisipan menyatakan bila 77 % orang berpikir bahwa pria harus membayar tagihan pada kencan pertama.

Berdasarkan studi yang ditampilkan dalam American Sociological Association, jenis kelamin tak harus memainkan peran untuk urusan siapa yang membayar biaya kencan.

Mengecek Profil
Sebelum bertemu pasangan di kencan online, orang biasanya mengecek latar belakang targetnya. Sebuah survei menemukan, 41 % orang berusia 18 sampai 29 tahun menggunakan media sosial untuk mencari tahu informasi mengenai berbagai hal. [GP]

SHARE