7 Pemain Terbaik Juventus Sepanjang Sejarah - Male Indonesia
7 Pemain Terbaik Juventus Sepanjang Sejarah
MALE ID | Sport & Hobby

Status Juventus sebagai salah satu klub prestisius dan bersejarah di Italia serta Eropa sudah tak perlu diragukan lagi. Meski skandal calciopoli sempat menerjang Bianconeri pada 2006 hingga akhir mereka turun kasta ke Serie B, Juventus telah bangkit dari keterpurukan tersebut.

Juventus membuktikan bahwa mereka masih klub terbaik di Italia melalui delapan raihan Scudetto beruntun, dari era Antonio Conte hingga Massimiliano Allegri. Sejarah pun telah membuktikannya. 

Peraih dua titel Champions League memiliki pemain-pemain legendaris yang pernah tercatat dalam sejarah sebagai pemain terbaik sepanjang sejarah. Mengutip laman 90min, berikut ini 7 pemain terbaik Juventus sepanjang seharah.

Alessandro Del Piero


Photo: RanZag/wikipedia

Ada banyak alasan mengapa Alessandro Del Piero menjadi favorit fans. Tidak hanya menjadi spesialisasi tendangan bebas, Del Piero juga saksi hidup yang melihat sejarah kesuksesan klub kala memperkuatnya dari tahun 1993-2012. Seluruh titel prestisius telah diraihnya.

Gianluigi Buffon


Photo: Dudek1337/wikipedia

Satu-satunya legenda Juventus yang masih aktif bermain sampai saat ini. Gianluigi Buffon membela klub pada medio 2001-2018 sebelum akhirnya pergi ke PSG (Paris Saint-Germain). PSG hanya menjadi pemberhentian terakhir di penghujung kariernya.

Buffon, yang pernah memenangi titel Piala Dunia 2006, tampil 500 kali lebih bersama Juventus dan sukses meraih tujuh Scudetto. Naluri tingginya sebagai kiper tak tertandingi.

Zinedine Zidane


Photo: Danyele/wikipedia

Zizou bukan hanya menyandang status legenda Real Madrid dan ikon sepak bola Prancis, melainkan juga legenda Juventus yang bermain pada medio 1996-2001. Sang maestro tampil lebih dari 200 laga bersama Juve dan memenangi penghargaan Pemain Terbaik dua kali.

Berkat penampilan hebat bersama Juventus itulah yang membawa peraih dua Scudetto menuju Santiago Bernabeu. Kini, Zinedine Zidane juga mengukir sejarah di dunia kepelatihan.

Pavel Nedved


Photo: Flickr upload bot/wikipedia

Publik mungkin sering melihatnya di tribun VIP Juventus mendampingi Supremor Juventus, Andrea Agnelli. Pavel Nedved saat ini menjabat sebagai Wakil Presiden Juve, tapi, pada masa jayanya, Nedved sangat disegani lawan-lawannya.

Bermain untuk Juventus pada medio 2001-2009, Nedved, yang identik dengan rambut pirangnya, memiliki tendangan keras dan kemampuan mengolah bola serta enerji bermain yang berapi-api. Teknik, kecepatan, dan kelincahan menjadikan peraih dua Scudetto sebagai legenda Juventus.

David Trezeguet


Photo: Wetto/wikipedia

Ketika Serie A mengalahkan popularitas Premier League pada medio awal 2000-an, banyak bintang-bintang berkualitas yang bermain di sana. Salah satunya adalah David Trezeguet yang memperkuat Juventus pada medio 2000-2010.

Striker oportunis asal Prancis sangat berbahaya ketika menerima umpan dari rekan setimnya di area 16 meter lawan. Trezeguet menjadi top skor bagi Juventus dan memenangi dua titel Serie A, empat jika dua titel lainnya tidak diberikan ke Inter.

Giampiero Boniperti


Photo: Danieletorino2/wikipedia

Lima titel Serie A dan dua Coppa Italia diraih Giampiero Boniperti pada medio 1950-an dengan Juventus. Boniperti menghabiskan 15 musim dalam kariernya membela Juve dari medio 1946-1961. Bak Sir Bobby Charlton di Manchester United, Boniperti juga tumbuh besar karena sepak bola.

Boniperti muda sudah menyukai sepak bola sejak ia masih muda dan memiliki passion besar. Berposisi sebagai penyerang, Boniperti pernah menjadi top skor sepanjang masa klub yang bertahan hingga 2006. Tidak diragukan lagi, Boniperti legenda yang mengukir sejarah pertama di Juventus.

Dino Zoff


Photo: Danyele/wikipedia

Dua kiper terbaik Italia pernah bermain untuk Juventus. Dino Zoff terlebih dahulu mengukir sejarah sebelum Gianluigi Buffon pada medio 1970-an. Selama memperkuat Juventus, Zoff bermain di 476 pertandingan dan memenangi enam Scudetto, dua Coppa Italia, dan UEFA Cup. Titel Piala Dunia 1982 dan Euro 1968 mempermanis catatan kariernya. *** (SS)

SHARE