Waspada Penyakit ini Setelah Libur Lebaran - Male Indonesia
Waspada Penyakit ini Setelah Libur Lebaran
Gading Perkasa | Sex & Health

Libur lebaran merupakan momen tahunan yang selalu dinantikan oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Momen ini biasanya ditemani berbagai sajian khas lebaran.

LIBUR LEBARAN
Pixabay.com

Namun ternyata, ada beberapa penyakit yang diam-diam mengintai. Bisa saja Anda tak merasakannya sekarang, sebab dampaknya baru tampak setelah libur lebaran berakhir. Apa saja penyakit yang dimaksud? Berikut ulasannya, seperti dilansir dari Klikdokter.

Infeksi Saluran Pernapasan Atas
Batuk dan pilek adalah keluhan yang sering dialami usai lebaran. Umumnya, kedua penyakit ini adalah gejala dari penyakit infeksi saluran pernapasan atas (ISPA). Gejala ISPA meliputi demam ringan, bersin-bersin, hidung tersumbat, tenggorokan gatal, dan nyeri.

Biasanya, ISPA disebabkan oleh infeksi virus, yang menyerang apabila daya tahan tubuh seseorang sedang melemah, kelelahan, ataupun kurang tidur. Hal-hal itulah yang akan terjadi jika Anda terlalu banyak kegiatan saat lebaran.

Paparan udara kotor juga meningkatkan risiko ISPA. Virus yang menyebabkan ISPA dapat cepat menular antar manusia, apalagi bila dalam keramaian.

Berjabat tangan atau menyentuh benda yang terkontaminasi virus pun bisa menularkan ISPA. Rajinlah mencuci tangan dengan sabun untuk mencegahnya.

Diare
Diare adalah buang air besar lebih dari tiga kali dalam sehari dengan konsistensi feses lunak atau cair. Adapun gejala lain diare di antaranya demam, mual, muntah, nyeri perut, mulas, dan perut kembung.

Penyakit diare dapat disebabkan oleh beberapa faktor, mulai konsumsi makanan yang kurang bersih atau makanan mengandung kuman, makanan mengiritasi lambung seperti makanan pedas, asam, berminyak, serta minuman bersoda. Kemudian, reaksi alergi terhadap makanan tertentu juga dapat memicu diare.

Jika diare sudah terjadi, pastikan Anda mengganti cairan dan elektrolit yang keluar segera. Anda bisa minum cairan oralit atau sekadar air putih. Hindari makanan dan minuman yang memicu diare. Kalau diare tak kunjung reda, segera periksakan diri ke dokter.

Maag
Maag merupakan gangguan pada lambung yang ditandai dengan gejala nyeri ulu hati, sensasi sesak napas, mual, muntah, hingga perut kembung. Penyakit maag umumnya terjadi akibat proses infeksi lambung oleh bakteri helicobacter pylori atau produksi asam lambung berlebihan.

Makanan pedas, asam, dan mengandung gas juga bisa mencetuskan maag. Belum lagi bila Anda sibuk beraktivitas selama lebaran, waktu makan jadi tidak teratur. Siapkan obat bila Anda diketahui memiliki maag.

Hipertensi
Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan kondisi yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah di atas batas normal. Tekanan darah normal adalah 120/80 mmHg. Salah satu penyebab hipertensi yaitu karena konsumsi garam secara berlebih.

Selama lebaran, umumnya makanan yang disajikan tinggi garam sehingga dapat memicu tekanan darah naik. Oleh karena itu, bijaklah dalam mengonsumsi makanan. Perhatikan kadar garam dari makanan yang Anda konsumsi supaya tekanan darah dapat terkontrol.

Hiperkolesterolemia dan Hiperglikemia
Hiperkolesterolemia adalah kondisi yang ditandai dengan tingginya kadar kolesterol darah di atas normal. Sedangkan hiperglikemia merupakan kondisi tingginya kadar gula darah di atas normal.

Hidangan yang kerap disajikan saat lebaran umumnya bersantan, manis, berminyak, dan digoreng. Apabila Anda tidak mengendalikan konsumi makanan-makanan tersebut, nantinya akan menimbulkan hiperkolesterolemia dan hiperglikemia.

Dua kondisi itu harus mendapat perhatian ekstra, khususnya bagi Anda yang sudah memiliki riwayat kolesterol tinggi, kadar gula tinggi, ataupun diabetes. Anda disarankan untuk memeriksakan kadar kolesterol dan gula darah setelah libur lebaran. [GP]

SHARE