Jangan Bawa Pulang Ini Sehabis Pergi Liburan - Male Indonesia
Jangan Bawa Pulang Ini Sehabis Pergi Liburan
Sopan Sopian | Relax

Memang tidak ada aturan barang apa saja yang mesti dibawa atau tidak ketika Anda selesai traveling dari suatu destinasi wisata. Apalagi tempat itu menjadi tempat pertama kali Anda kunjungi. Luar negeri, misalnya.

Pulan libura - Male Indonesia
Photo by rawpixel.com from Pexels

Ketika liburan atau traveling ke luar negeri, tentu barang-barang yang dianggap tidak ada di Indonesia seperti menjadi barang wajib yang harus di bawa. Akan tetapi, daripada Anda rakut harus dibawa semua yang unik lebih baik jangan di bawa. Barang apa saja yang tidak patut di bawa pulang ketika selesai traveling atua liburan?

Koin atau Mata Uang Asing
Bagi Anda yang traveling ke luar negeri, salah satu oleh-oleh yang kadang diminta oleh teman di rumah adalah koin atau mata uang asing negara yang Anda kunjungi. Di Indonesia sendiri, banyak ditemui orang yang membawa koin atau mata uang asing sata pulang usai liburan. 

Hal ini cukup beralasan sebab banyak yang penasaran bagaimana rupa dan bentuk uang asing itu. Tak hanya itu, kadang memiliki mata uang asing jadi hal prestisius untuk sebagian orang.

Namun tahukah Anda bahwa koin atau mata uang asing itu sebaiknya tak dibawa sebagai oleh-oleh saat traveling dari luar negeri? Kecuali untuk koleksi, ada baiknya Anda tidak membawa koin atau mata uang asing saat traveling dari luar negeri. 

Ingat, rate nuilai tukar Rupiah terhadap mata uang asing itu berbeda-beda. Jika Anda membawa mata uang asing dari negara yang nilai tukarnya lebih rendah dari Rupiah, maka mungkin Anda tidak begitu merugi.

Namun apa jadinya jika Anda pulang dari Amerika atau Eropa di mana dolar dan euro nilai tukarnya jauh lebih tinggi dari rupiah? Tentu Anda akan merugi karena uang yang seharusnya bisa Anda gunakan saat traveling di luar negeri, malah Anda bawa pulang dalam bentuk mata uang asing di Indonesia. 

Alih-alih menjadikan mata uang asing sebagai oleh-oleh, lebih baik tukarkan saja uang tersebut dengan rupiah dan bisa Anda gunakan untuk hal yang bermanfaat saat pulang ke Indonesia.

 
 

Barang Mewah Tanpa Surat yang Jelas
Bagi Anda yang traveling ke luar negeri dan berniat untuk melakukan aktivitas belanja, sebaiknya perhatikan barang-barang apa yang hendak Anda beli dan dibawa pulang ke Indonesia. Ada baiknya Anda tidak membeli barang-barang mewah, yang tidak dilengkapi dengan surat-surat jelas serta legal. 

Sudah jadi rahasia umum beberapa orang pergi ke luar negeri untuk bisa membeli barang mewah dengan harga yang terjangkau. Namun ketika membawanya pulang ke tanah air, pastikan bahwa barang mewah yang Anda beli ini surat-suratnya lengkap karena mau tidak mau barang tersebut akan diperiksa oleh Bea Cukai. 

Benda-benda Ilegal
Apapun alasannya, sebaiknya Anda tidak membawa barang-barang yang ilegal atau melanggar hukum saat pulang dari traveling ini. Selain bisa berbahaya, Anda tentu tak mau bukan berurusan dengan hukum karena membawa barang-barang yang ilegal? 

Yang dimaksud barang ilegal atau melanggar hukum tak hanya senjata dan narkoba saja. Obat-obatan herbal dari negara asing yang mungkin menurut Anda tidak berbahaya, bisa jadi benda ilegal saat Anda bawa pulang traveling. Apalagi jika obat herbal ini tidak mencantumkan logo dan lain sebagainya.

Aksen Palsu
Sebagian orang kadang seperti “kehilangan identitasnya” saat pulang traveling. Sebagai contoh mereka yang baru pulang dari Jepang kemudian bergaya ala Harajuku dan berlagak bicara dengan logat Jepang yang pastinya terlihat aneh bagi sebagian orang Indonesia. 

Jika tidak karena telah bertahun-tahun traveling dan tinggal di suatu daeah atau negara tertentu, sebaiknya Anda kembali ke rumah sebagai diri sendiri. Tak perlu bergaya bak Harajuku supaya orang tahu Anda baru saja pulang dari negeri Sakura itu. 

Berbicara dengan aksen atau logat daerah tempat Anda traveling memang memiliki banyak keuntungan, salah satunya Anda bisa dengan cepat membaur dengan penduduk lokal. Tapi ketika telah pulang ke tempat asal, sebaiknya Anda tak perlu menggunakan aksen atau logat yang terkesan asing tersebut. *** (SS)

SHARE