Liburan Ke Nepal Bukan Cuma Mendaki Everest - Male Indonesia
Liburan Ke Nepal Bukan Cuma Mendaki Everest
Sopan Sopian | Relax

Dengan lanskapnya yang luar biasa, Nepal merupakan salah satu tujuan wisata petualangan dunia. Tujuan wisata utama Nepal yaitu karena salah satu pintu masuk pendakian ke Everest, puncak tertinggi di dunia.

Nepal sendiri, merupakan negara terkurung di daratan Asia. Negara yang terkenal dengan pegunungan indahnya ini berbatasan dengan Tibet sebelah utara dan India di barat, timur, dan selatan.  Kendati sebagai pintu masuk pendakina, ke Nepal tak melulu harus tidak mendaki Everest. Ada banyak kegiatan yang bisa Anda lakukan.

Memandang Himalaya Secara Langsung


Gambar oleh steta dari Pixabay

Ini adalah sebuah pembuka yang luar biasa. Menyaksikan jajaran pegunungan yang rata-rata lebih tinggi dari pegunungan manapun yang ada di dunia. Jika cuaca cukup bagus, bisa mengamati sembulan barisan pegunungan karang dengan tubuhnya yang gelap, dan dipuncaki oleh putihnya salju yang berlapis-lapis. Dan tahukah Anda jika berjuta-juta tahun yang lalu, justru pegunungan itu adalah bagian dari dasar samudera.

 
 

Berpetualang di Kota-Kota Kuno


Gambar oleh willthomas dari Pixabay

Lupakan lansekap kota-kota lama di Jakarta, Semarang atau bagian lain Indonesia yang saat ini sedang menjadi tren. Karena kota-kota kuno yang ada di Nepal akan membuat Anda serasa terlempar jauh ke beberapa abad silam.

Meskipun beberapa kota kuno di Nepal yang ada saat ini didominasi oleh peninggalan dari abad ke 16 Masehi, namun sejatinya sejarah mereka telah bermula bahkan sejak abad ke 3 Masehi. Misalnya saja kota kuno Bhaktapur, yang keindahannya dibangun di balik kisah berdarah para senimannya.

Dan jika cukup beruntung, Anda bisa menemui Dewi Kumari, seorang living-goddess di metropolitan kuno Kathmandu. Istananya yang berada di dalam pusat Kathmandu Durbar Square menjadi salah satu tempat yang paling sering dikunjungi orang.

Hang Out di Thamel


Gambar oleh travelphotographer dari Pixabay

Thamel adalah area berkumpulnya pejalan dan petualang dari seluruh dunia yang bermaksud menikmati Nepal dengan berbagai cara. Di dalam area yang berbentuk labirin tersebut terdapat banyak penginapan, pedagang souvenir, toko peralatan outdoor, kafe, restaurant, toko buku, hingga travel agent.

Jika Anda pemburu barang-barang antik dan souvenir berlanggam Himalaya, maka Thamel adalah area yang tepat untuk berburu hingga puas. Semua tersedia di sini. Dengan cakupan harga beberapa puluh ribu rupiah, hingga jutaan rupiah. 

Mencicipi Masakan Khas Himalaya dan Anak Benua India


Photo: Yosarian/wikipedia

Mencoba masakan tradisional suatu negara yang Anda kunjungi adalah sebuah cara untuk meninggalkan jejaknya dalam memori. Tak perlu khawatir, masakan khas Nepal cukup bersahabat di lidah orang Indonesia. Apalagi jika Anda terbiasa mengkonsumsi masakan Minang.

Tapi yang wajib dicoba adalah momo dan juju dhau. Momo adalah semacam dumpling dengan beraneka pilihan isian dan kuah yang khas. Ada yang berisi daging ataupun sayuran. Sedangkan juju dhau adalah yoghurt khas Bhaktapur, yang berbahan dasar susu kerbau, dan memiliki rasa masam manis yang spesifik. Tidak afdhol datang ke Nepal tanpa mencoba keduanya.

Mengunjungi Kuil-kuil Spektakuler


Gambar oleh JessicaBlueElephants dari Pixabay

Sebagai negara berlatar belakang Hindu dan Buddha yang teramat kental, kuil menjadi bagian yang tak terpisahkan dari hidup keseharian rakyat Nepal. Hampir semua kuil besar yang ada di Nepal memiliki sejarah dan arsitektur yang menarik untuk digali. Bahkan kegiatan yang ada di sekitarnya pun sangat menarik untuk diamati.

Kuil Swayambunath yang memiliki kemuncak blink-blink keemasan dan terletak di atas bukit, serta kuil Boudhanath dengan stupa raksasa bergaya Tibetnya adalah dua buah kuil yang tak boleh terlewatkan jika berkunjung ke Kathmandu. *** (SS)
 

SHARE