Gaji Sering Terlambat, Ini yang Perlu Anda Lakukan - Male Indonesia
Gaji Sering Terlambat, Ini yang Perlu Anda Lakukan
Gading Perkasa | Works

Anda merasa gaji sering terlambat dari waktu yang dijanjikan oleh perusahaan? Harap tenang dulu. Bukan berarti, perusahaan Anda akan pailit.


Photo by Lukas from Pexels

Banyak faktor yang menyebabkan gaji sering terlambat kendati perusahaan berada dalam kondisi keuangan stabil. Misalnya, kantor tempat Anda bekerja berada di luar negeri sehingga pembayaran gaji melalui proses yang lebih rumit dibandingkan perusahaan lokal.

Atau mungkin kendala pengiriman gaji terjadi di bank penyalur. Kalau kasusnya seperti itu, jelas perusahaan Anda tidak salah. Satu atau dua kali, peristiwa gaji terlambat agaknya dapat dimaklumi. Lalu bagaimana kalau terjadi berulang kali? Ini yang harus Anda lakukan.

 
 

Komunikasikan Dengan Manajemen Pusat
Sebagai karyawan yang telah memenuhi kewajiban setiap bulannya, jangan ragu membicarakan setiap masalah terkait pekerjaan. Apalagi masalah gaji, yang menyangkut hak Anda.

Alokasi Pembayaran Tagihan dari Gaji Bulan Sebelumnya
Jika perusahaan belum dapat memberikan kepastian, sekarang kembali lagi ke diri Anda. Antisipasi dengan mengalokasikan dana dari gaji sebelumnya, ketimbang setiap bulan Anda kebingungan membayar tagihan.

Menggeser Jadwal Pembayaran Tagihan
Yang namanya tagihan rutin setiap bulan jelas tak peduli soal gaji yang telat datang. Saat Anda menunda membayar tagihan, sudah pasti ada denda atau bahkan pemutusan jasa.

Oleh karena itu, coba reschedule tanggal jatuh tempo tagihan rutin yang bisa dinegosiasi. Misalnya asuransi atau kredit kendaraan. Kalau biasanya akhir bulan, mintalah geser jatuh temponya jadi awal atau pertengahan bulan. Jadi Anda bisa sedikit lebih tenang dan tidak dibebani denda akibat gaji sering terlambat.

Rutin Menyediakan Dana Darurat
Di saat seperti inilah, dana darurat bisa menjadi penyelamat Anda. Biasakan untuk menyediakan dana darurat setiap bulan dari gaji. Namanya saja darurat, Anda tak pernah tahu kapan akan dibutuhkan.

Mengundurkan Diri
Langkah ini bisa Anda tetapkan sebagai solusi terakhir bila sudah tidak ada pilihan lain. Apalagi kalau keterlambatan pembayaran gaji terus terjadi dan membebani keuangan Anda, mungkin saatnya Anda mulai mencari pekerjaan baru.

Intinya, selama memiliki dasar hukum yang kuat, jangan pernah ragu menanyakan apa yang menjadi hak Anda sebagai karyawan. Namun, Anda tetap harus melakukannya secara sopan. [GP]

SHARE