Nomor Punggung Keramat di Dunia Sepak Bola - Male Indonesia
Nomor Punggung Keramat di Dunia Sepak Bola
Gading Perkasa | Sport & Hobby

Angka 10 merupakan angka keramat di kompetisi sepak bola. Pemakai nomor punggung 10 juga bukan pemain sembarangan. Bahkan nomor ini identik dengan posisi khas dalam taktik penyerangan ala sepak bola Italia, di mana terdapat seorang kreator serangan yang berperan menyokong striker.


Photo: wikimedia commons

Posisi atau peran tersebut dikenal dengan istilah trequartista. Pemain yang memakai angka 10 harus punya fantasi, kreativitas, kelincahan, dan sumber inspirasi bagi tim di atas rata-rata para pemain lainnya.

Nomor punggung 10 selalu menjadi rebutan para pemain terbaik klub. Beberapa dari mereka berhasil mengharumkan angka 10 dengan segudang prestasi dan kontribusi.

Para pecinta Liga Italia Serie A pasti mengenal betul bagaimana permainan para trequartista di lapangan hijau. Nama-nama seperti Roberto Baggio, Rui Costa, Zinedine Zidane, Francesco Totti, dan Alessandro Del Piero menjadi idola di era 90-an dan awal 2000-an.

 
 

Bila diibaratkan, trequartista adalah ‘seniman’ yang tahu caranya lolos dari penjagaan, dimana bola berada, posisi rekan dan lawan, serta tahu kemana bergerak. Ketika menguasai bola, ia bisa menciptakan sesuatu yang baru.

Bermain di belakang satu atau dua striker tidak mematikan peran seorang trequartista. Kemampuan mereka bukan sekadar mengendalikan permainan atau melakukan operan kunci, melainkan juga insting tajam mencetak gol.

Saking keramatnya angka 10 bagi sepak bola Italia, sejumlah klub memutuskan untuk memensiunkan nomor tersebut, seperti nomor 10 Roberto Baggio di Brescia. Musim 2000 - 2004 menjadi masa terindah Baggio bersama klub tersebut.

Nomor punggung 10 milik Diego Maradona selama membela Napoli di musim 1984 - 1991 juga dipensiunkan. Peran Maradona membawa Napoli begitu digdaya di masanya.

Di Liga Spanyol, ada Juan Carlos Valeron yang sukses membawa Deportivo La Coruna menjuarai La Liga. Ia bagaikan ‘pelayan setia’ untuk striker haus gol Deportivo, Diego Tristan, yang berhasil menyabet gelar pencetak gol terbanyak.

Nama lainnya yaitu Juan Roman Riquelme, the real classic number 10 asal Argentina yang mampu membawa tim Villarreal ke semifinal Liga Champions, serta Wesley Sneijder dengan treble winners bersama Internazionale.

Mereka adalah barisan trequartista legendaris, yang sempat menghiasi lapangan hijau dengan visi permainan, umpan-umpan terukur, dan kemampuan olah bola menawan. Saat ini, agaknya sulit menemukan pemain yang dapat melakukan hal serupa seperti mereka dulu. [GP]

SHARE