Perhatikan ini Saat Menitipkan Paspor ke Hotel - Male Indonesia
Perhatikan ini Saat Menitipkan Paspor ke Hotel
Gading Perkasa | Relax

Paspor menjadi dokumen penting saat traveling ke luar negeri. Sebagai tanda pengenal sekaligus identitas pemilik, paspor menyimpan berbagai informasi, bahkan lebih lengkap dari informasi identitas yang tercantum dalam KTP. Karena dokumen itu berisi stempel dari negara-negara yang pernah Anda kunjungi.

Passport - male Indonesia
Photo: susi.bsu/Flickr.com

Maka tak jarang, waktu menginap di hotel luar negeri, Anda wajib menunjukkan paspor saat check-in untuk membuat atau mengonfirmasi reservasi. Demi kebutuhan penginapan, Anda pun pasti akan menitipkan paspor pada pihak hotel.

Walau demikian, apakah tindakan menitipkan paspor pada pihak hotel merupakan aktivitas yang legal dan aman?

Sebagaimana dilansir dari Stuff, hampir seluruh negara mewajibkan pihak hotel atau akomodasi lain untuk mendata setiap turis internasional yang datang dan menginap di propertinya. Persyaratan ini bukan hanya sekadar formalitas, tapi merupakan ketentuan hukum yang tidak bisa diganggu gugat.

Data-data yang biasanya dicatatkan oleh pihak hotel antara lain nama lengkap, kewarganegaraan, usia, atau tempat dan tanggal lahir, serta negara atau tempat tujuan berikutnya. Informasi ini biasanya disimpan setidaknya 12 bulan sebagai data konfidensial yang nantinya dapat diakses oleh polisi bila dibutuhkan.

Hanya saja, ada saja hal-hal yang tak bisa dihindari, seperti paspor hilang saat digunakan pihak hotel. Itu artinya, perjalanan Anda terhambat, bahkan Anda juga akan dibebankan tugas-tugas seperti mengurus ke kedutaan atau melapor polisi.

Di samping itu, Anda berarti akan kehilangan sejumlah uang yang mungkin saja dapat digunakan untuk kebutuhan lain. Kasus terburuk, bisa saja paspor Anda dipakai oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Terus apa yang harus dilakukan? Anda bisa mencegahnya agar tidak terjadi. Ketika pihak hotel meminta Anda menyerahkan paspor untuk kebutuhan pencatatan data, Anda harus bekerja sama dan mengikuti permintaan mereka.

Sebisa mungkin, saat pihak hotel meminta data diri Anda, tanyakan mereka apakah paspor tersebut akan digunakan dalam waktu lama atau tidak. Jika sebentar, Anda bisa menyerahkannya sembari mengawasi pencatatan berlangsung, dan langsung memintanya kembali untuk disimpan.

Namun apabila memakan waktu lama, coba tanyakan pihak manajemen hotel apakah Anda diperbolehkan mengganti paspor asli dengan salinannya berupa fotokopi atau file digital sebagai pengganti paspor fisik.

Apabila tidak memungkinkan, serahkan paspor, tapi dengan catatan, Anda tidak boleh melupakan dokumen tersebut. Jadi, Anda bisa mengingatkan pihak hotel agar segera mengembalikan paspor begitu pencatatan selesai dilakukan. [GP]

SHARE