Peter Mayhew, Raksasa Star Wars yang Lembut - Male Indonesia
Peter Mayhew, Raksasa Star Wars yang Lembut
Sopan Sopian | News

Peter Mayhew aktor di balik karakter Chewbacca dari saga Star Wars meninggal dunia di rumahnya di Texas, Amerika Serikat, pada usia 74 tahun. CNBC melaporkan, keluarga menginformasikan bahwa Mayhew meninggal pada Selasa (30/4/2019) akibat serangan jantung.


Photo: randychiu/Flickr

Salah satu rekan Mayhew di Star Wars, Mark Hamill, yang memerankan Luke Skywalker menyampaikan rasa kehilangannya melalui cuitan di Twitter.

"Dia adalah raksasa yang paling lembut. Seorang lelaki bertubuh besar dengan hati yang lebih besar yang tidak pernah gagal membuatku tersenyum dan teman setia yang sangat kucintai. Terima kasih Pete," ujar Hamill melalui akunnya @HamillHimself.

Dalam perannya sebagai Chewbacca, dengan panggilan kesayangan Chewie oleh teman-temannya, Mayhew dengan tinggi badan 221 cm adalah seorang ksatria tangguh dengan hati yang lembut, adalah sahabat akrab yang setia dari Han Solo yang diperankan oleh Harrison Ford, dan kopilot dari Millennium Falcon.

Mayhew juga tampil dalam Wookiee, sebuah prekuel dari “Revenge of the Sith” yang dirilis tahun 2005 dan berbagi peran dalam film “The Force Awakens” yang dirilis tahun 2015 dengan aktor Joonas Suotamo, yang mengambil peran tersebut dalam film-film berikutnya.

 
 

Mayhew mewarnai karakter Wookiee yang sangat terkenal dan menjadi aktor yang terkenal di dunia untuk sebagian besar hidupnya tanpa pernah mengucapkan sepatah kata atau mengeluarkan suara auman Chewbacca yang terkenal adalah ciptaan dari perancang suara.

Lahir dan dibesarkan di Inggris, Mayhew, tampil hanya dalam sebuah film dan bekerja sebagai karyawan di sebuah rumah sakit di London, saat George Lucas, yang mengambil lokasi film pertamanya di Inggris, menemukannya dan membawanya untuk berperan di film “Star Wars” yang dirilis tahun 1977.

VOA menuliskan, Lucas langsung memilihnya ketika ia melihat Mayhew, yang senang mengatakan apa yang harus dilakukannya untuk mendapatkan peran itu adalah dengan hanya berdiri. Sejak saat itu, “Star Wars” menjadi bagian hidup Mayhew. 

Ia senantiasa tampil dalam kostum perannya di berbagai iklan, di acara spesial di televisi, dan di acara-acara publik. Rambut ikalnya yang panjang yang ia biarkan tumbuh sebagai orang dewasa membuat orang yang melihatnya dalam kehidupan nyata percaya bahwa ia dengan postur tubuhnya adalah Chewbacca yang sesungguhnya.

Tinggi badannya adalah akibat dari kelainan genetik yang disebut sindroma Marfan, adalah sumber dari segala masalah kesehatan yang terus menerus di kehidupannya kemudian. Ia mengalami permasalahan pernafasan, kemampuan berbicaranya menjadi terbatas, dan ia acap kali harus mengendarai skuter dan kursi roda dibandingkan berjalan kaki.

Keluarganya mengatakan perjuangannya untuk mengatasi masalah kesehatan yang menderanya agar dapat berperan untuk terakhir kalinya di film “The Force Awaken” adalah sebuah kemenangan.

Bahkan setelah ia tidak aktif lagi, Mayhew berperan sebagai penasihat untuk penggantinya Suotamo, mantan pemain basket asal Finlandia yang mengatakan kepada The Associated Press tahun 2018 dan Mayhew menempanya dalam “pusat penempaan Wookiee” sebelum akbirnya ia berperan dalam film “Solo.” *** (SS)

SHARE