Indahnya Tempat Lahirnya Pelukis Legendaris Italia - Male Indonesia
Indahnya Tempat Lahirnya Pelukis Legendaris Italia
Gading Perkasa | Relax

Vinci, sebuah desa di Tuscany, Italia, adalah tempat dimana seorang pelukis legendaris, Leonardo da Vinci lahir dan mengasah kemampuannya.


Photo: muffin/flickr

Masyarakat Vinci yang siap menggelar peringatan 500 tahun wafatnya da Vinci mengatakan, tidak banyak yang berubah dari pemandangan kebun-kebun anggur, ladang, dan anak sungai yang sering muncul dalam karya seni pelukis legendaris tersebut.

“Seluruh unsur desa menjadi inspirasi karya Leonardo. Dari pemandangan rumah dan penjuru desa, kita bisa melihat perwujudan inspirasinya dalam Landscape, lukisan pertamanya pada 1473,” kata Roberta Barsanti, Direktur Leonardian Museum of Vinci, seperti dilansir dari AFP.

Alam memperkaya ide sang penemu produktif dan imajinatif itu, merancang mesin yang dikembangkan pada berabad-abad kemudian. Mulai dari tank hingga teleskop, mesin terbang, hingga peralatan selam.

 
 

Master asal Tuscany, yang meninggalkan Vinci dan pindah sekitar 30 kilometer jauhnya ke kota Florence, kemudian mempelajari ilmu tentang energi dan mesin seperti dituangkan dalam banyak lukisan da Vinci.

Da Vinci terlihat berjenggot tebal dalam lukisan yang digambarnya sendiri. Ia juga senang mempelajari anatomi, arsitektur, musik, lukisan, dan patung. Para ahli mengatakan ritme kehidupan Vinci menjadi inspirasi utama dalam karyanya.

“Leonardo adalah ekspresi dari suatu wilayah. Dia telah mewujudkan banyak hal tentang kawasan ini, dimulai dengan dunia petani,” kata Nicola Baronti, Presiden asosiasi Vinci nel cuore.

“Ketika dia menggambar penemuannya, dia menggunakan istilah yang banyak digunakan petani Vinci, dan istilah tersebut masih digunakan dalam perkembangan temuannya di seluruh dunia,” katanya lagi.

Wisatawan yang mengunjungi Vinci dapat menyusuri jalan setapak yang sering dilewatinya pada lima abad lalu, sembari memandangi air terjun dan kebun anggur.

Baronti, penggemar sejarah lokal, mengatakan banyak penggemar telah datang ke Vinci, termasuk penemu eksentrik yang ingin merasakan kedekatan dengan perintis Renaissance itu.

Desa ini mengambil namanya dari semak tinggi yang disebut ‘vinchio’, dimana ranting-rantingnya digunakan petani untuk mengikat tanaman anggur mereka.

Pola simpul yang khas di Tuscany sejak abad ke-11 adalah motif artistik yang sudah dikenal, kertas dinding mengelupas di gereja San Pantaleo baru-baru ini mengungkap desain kuno di bawahnya.

“Motif ini ada dalam lukisan Mona Lisa. Itu adalah motif yang selalu disematkannya. Ia seakan berkata ‘saya telah meninggalkan tempat itu tapi saya selalu ingat berasal dari sana.” [GP]

SHARE