Wanita Psikopat Tak Pilih Pasangan Beda Karakter - Male Indonesia
Wanita Psikopat Tak Pilih Pasangan Beda Karakter
Gading Perkasa | Relationships

Memilih pasangan, terutama untuk hubungan jangka panjang, memang susah-susah gampang. Banyak hal harus Anda pertimbangkan, terutama soal karakter dari lawan jenis.

wanita psikopat - male indonesia
Image by TastyCinnamonn from Pixabay

Satu yang ditakutkan oleh banyak pria dalam memilih pasangan adalah kepribadian wanita. Itu bisa menjadi pertimbangan utama karena akan memengaruhi masa depan. Contohnya, bagaimana kalau wanita yang menyukai Anda ternyata seorang psikopat?

MALEnials jangan khawatir. Sebab, penelitian terbaru mengungkap, psikopat hanya tertarik pada mereka yang juga memiliki karakter serupa.

Penelitian tersebut menjelaskan psikopat secara umum. Meskipun mereka manipulatif paling ulung, tetap akan memperlihatkan sifat-sifat yang membuat orang ‘normal’ tidak tertarik untuk mendekati atau menjalani sebuah hubungan.

“Temuan kami melihat bahwa psikopat akan tertarik dengan sesama psikopat,” ujar penulis pada studi yang dipublikasikan di Journal of Personality.

“Sampai saat ini, ada sedikit bukti sistematis mengenai pertanyaan apakah orang-orang secara khusus tertarik pada seorang psikopat. Jika benar demikian, ciri-ciri dan kepribadian seperti apa yang membuat psikopat tertarik,” ujarnya lagi.

Tim peneliti melibatkan 696 partisipan. Mereka diminta membayangkan seorang lawan jenis. Peneliti meminta para partisipan membeberkan 70 karakter pasangan idaman.

Mayoritas partisipan tanpa disadari memilih karakter yang dikelompokkan peneliti sebagai faktor pertama dari kepribadian psikopat, yakni menarik, manipulatif, dan kurang empati, ketimbang karakter psikopat faktor dua, yaitu impulsif dan tidak bertangggung jawab.

Tapi secara keseluruhan, peneliti melihat bahwa psikopat sama sekali tidak punya minat atau ketertarikan akan hubungan.

Tim peneliti juga menyebut, partisipan yang cenderung memiliki sifat psikopat secara natural tertarik dengan orang yang berkarakter mendekati mereka sebagai pasangan ideal. Pria agak mudah tertarik pada wanita yang diduga berkepribadian psikopat ketimbang sebaliknya.

“Penemuan kami memperlihatkan preferensi tertarik pada pasangan psikopat lebih rendah. Namun, para psikopat memperlihatkan rasa tertarik pada mereka yang juga psikopat dalam hubungan,” kata Ashley L. Watts, peneliti dari Emory University, Amerika Serikat.

Walau begitu, para peneliti menegaskan, hasil temuan mereka masih membutuhkan studi tambahan serta penunjang lainnya.

Amy Davel dari ANU Research School of Psychology mengatakan, kelemahan psikopat adalah mereka kesulitan dalam membaca emosi berdasarkan ekspresi wajah.

Jadi, psikopat tidak cepat tanggap mengartikan ekspresi wajah saat seseorang merasa cemas. Sebab, pada dasarnya mereka tidak mempunyai empati pada orang-orang di sekitarnya.

“Mereka ditemukan mampu membaca emosi lainnya, seperti amarah, bahagia, dan penolakan,” tutur Davel atas studi yang dipublikasikan dalam jurnal Personality Disorder: Theory, Research, and Treatment. [GP]

SHARE