Ken Block, Sang Raja di Balap Mobil Reli - Male Indonesia
Ken Block, Sang Raja di Balap Mobil Reli
Gading Perkasa | Sport & Hobby

Ken Block dikenal sangat menggilai kecepatan. Itulah mengapa sejak muda, ia sudah bermain skateboard, surfing, hingga snowboarding.


Photo: wikimedia commons

Namun, dia awalnya tak terpikir mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi. Keinginannya memacu mobil justru muncul ketika dia memutuskan mengangkat DC Shoes lewat cara berbeda.

Dari situ Ken Block terjun ke balap mobil reli Amerika Serikat, Rally America. Guna memperoleh dana, ia tak kesulitan. Sebab pada saat yang bersamaan, dia merupakan Chief Brand Officer DC Shoes.

Tahun-tahun pertama di Rally America menjadi waktu yang berat buat Ken Block. Dia harus terbiasa dengan kecepatan tinggi. Belum lagi, kemampuan mengendarai mobil sangat presisi harus ia kuasai.

Di akhir musim 2005 dan 2006, ia harus puas finish di urutan kelima dan keempat Rally America. Walau demikian, kemampuannya yang tergolong prima membuatnya dinobatkan sebagai “Rookie of the Year”.

Tidak berhasil menjadi nomor satu di Rally America, kemampuannya justru disegani oleh banyak orang. Dia dianggap sebagai sosok yang pas mewakili generasi muda di dunia reli.

Ia pun mengangkat nama perusahaannya, DC Shoes, menjadi lebih dikenal lagi. Popularitasnya membuat World Rally Championship (WRC) mengajaknya untuk turut ambil bagian.

Bagi WRC, Ken Block adalah sosok yang tepat agar bisa menggaet pasar lebih luas. Mereka ingin balap mobil reli dunia tidak hanya digemari masyarakat di kawasan Eropa, tapi juga Amerika Serikat dan negara-negara lainnya.

Block akhirnya menerima tawaran tersebut. Pada 2007, dia mencoba bersama tim Ford. Namun, kiprahnya di WRC justru tidak semulus ketika bertarung di Rally America.

Bertarung dengan nama-nama besar seperti Sebastian Loeb, Marcus Gronholm, Peter Solberg, Jari-Matti Latvala, dan Mirko, Block seolah sulit mengimbangi. Tidak jarang, ia mengalami kecelakaan saat balapan.

Sekalipun melaju mulus hingga garis finish, dia kerap berada di barisan belakang, sampai pada akhirnya ia berhasil mencetak poin di musim keempat 2011.

Sepanjang sejarah WRC, hanya ada empat pembalap Amerika yang tercatat, yakni Ken Block, John Buffum, Hendrik Blok, dan Paul Choinere. Ia juga satu dari dua pembalap Amerika yang sukses mencetak poin.

Usai satu tahun berada di WRC, Ken Block merilis video fenomenal, Gymkhana: The Practice. Sampai sekarang, ia terus mengemudi dengan liar, walau usianya tak lagi muda. [GP]

SHARE