Jadikan Manfaat Madu Ke dalam Menu Diet Anda - Male Indonesia
Jadikan Manfaat Madu Ke dalam Menu Diet Anda
Gading Perkasa | Sex & Health

Madu yang berasal dari lebah dipercaya memiliki banyak khasiat untuk tubuh manusia. Lalu, bagaimana tanggapan para ahli diet terkait manfaat madu?

Photo: Pexels

Ahli diet di Philadelphia, Amerika Serikat, Jenni Friedman menyebut madu mengandung sejumlah vitamin, mineral, elektrolit, enzim, asam amino, dan flavonoid. Itu yang membedakan antara madu dan gula.

Dari penelitian yang ia lakukan, madu juga berkaitan erat dengan peningkatan keseimbangan mikroba usus, batuk, dan kondisi pernapasan lainnya.

Namun, ia menambahkan, banyak kalori yang tersimpan pada madu. Jika Anda sedang menjalani proses diet atau penurunan berat badan disarankan mengimbangi madu dengan nutrisi lengkap lainnya.

 
 

Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) Amerika juga mewajibkan label makanan untuk mencantumkan jenis gula secara khusus. Misalnya menyebut gula tambahan atau gula yang ditambahkan ketika makanan diproses atau disiapkan.

Kendati berasal dari sumber alami, madu masih merupakan gula tambahan seperti sirup jagung atau gula tebu.

“Banyak orang merasa lebih baik ketika mereka melihat label madu di komposisi makanan, bukan gula. Sayang, dalam jangka panjang, gula dan madu dampaknya sama saja bagi tubuh,” kata dia, seperti dilansir dari Time.

Madu penting dikonsumsi dalam jumlah sedang, misalnya satu sendok makan. Takaran tersebut, menurut Friedman, memiliki sekitar 64 kalori dan 17 gram gula. Karena itu, manusia harus menjaga asupan gula tambahan harian, maksimal 150 kalori sehari untuk pria.

Madu yang berkualitas adalah madu organik, gelap, terang, mentah, dan disaring. Hingga kini, ada lebih dari 300 varietas madu.

“Variasi mengacu pada dari mana madu berasal, seperti jenis-jenis bunga yang dimakan lebah. Warna, rasa, dan kandungan nutrisi utama madu, semuanya tergantung pada nektar yang digunakan lebah,” ucap Friedman.

Sementara itu, ahli diet dari Priceless Nutrition & Wellness di New York, Meredith Price, menilai madu sama dengan gula.

American Heart Association merekomendasikan batasan gula tambahan sekitar sembilan sendok teh per hari untuk pria. Namun, banyak orang dewasa di Amerika mengonsumsi dua hingga tiga kali lebih banyak dari jumlah yang disarankan.

“Mengonsumsi gula dalam jumlah berlebih menyebabkan peningkatan berat badan serta risiko penyakit kronis seperti jantung dan diabetes,” tutur Price. [GP]

SHARE