Berani Mendaki 4 Gunung Keramat di Dunia Ini? - Male Indonesia
Berani Mendaki 4 Gunung Keramat di Dunia Ini?
MALE ID | Relax

Sejak ribuan tahun lalu, gunung sudah menjadi lokasi yang dikeramatkan oleh manusia. Berkat ketinggiannya, puncak gunung selalu diidentikkan dengan gerbang langit atau surga. Gunung selalu muncul dalam berbagai mitologi. Sebut saja Gunung Olympus yang dianggap sebagai rumah para dewa dalam mitologi Yunani, atau Gunung Atlas yang dipersonifikasikan sebagai titan Atlas.

Setiap negara pasti memiliki gunung yang dikeramatkan. Beberapa di antaranya berkaitan dengan kebudayaan suku tradisional yang bermukim di sekitarnya. Dan beberapa lagi ditakuti karena misteri yang meliputinya. Mengutip dari berbabagai sumber, berikut ini adalah 4 di antara banyak sekali gunung yang dianggap keramat di seluruh dunia.

Gunung Taranaki, Selandia Baru


Image by Donna O'Donoghue from Pixabay

Taranaki yang juga dikenal sebagai Gunung Egmont adalah gunung berapi paling terkenal di Selandia Baru. Gunung setinggi 2.518 meter ini terletak di pesisir barat Pulau Utara, Selandia Baru. Taranaki terakhir aktif pada pertengahan abad 19. Gunung ini merupakan bagian penting dalam mitologi Suku Maori, suku tradisional di Selandia Baru.

Pada kenyataannya gunung ini memang berperan penting bagi kelangsungan hidup suku Maori. Aliran air yang bersumber dari mata air di Gunung Taranaki diperlukan untuk mengairi sawah dan ladang. Dan karena suku Maori bermukim di kaki gunung, tapi erupsi vulkanik Taranaki akan mengancam jiwa mereka.

Gunung Fuji, Jepang


Photo: Midori/Wikipedia

Meskipun gunung Fuji relatif lebih muda jika dibandingkan dengan gunung-gunung lain di Jepang, baru berumur sekitar 25.000 tahun tetapi gunung ini merupakan gunung tertinggi di Jepang. Puncaknya diselimuti salju dianggap sakral dan memiliki kekuatan gaib sejak berabad-abad lalu.

Puncak Gunung Fuji berkaitan erat dengan mitologi Jepang, dianggap sebagai sebagai kediaman dewa api dan dewi pepohonan dalam kepercayaan Shinto. Sementara para pemeluk agama Buddha percaya kalau gunung ini adalah kediaman Dainichi Nyorai, Buddha Segala Kebijaksanaan Yang Bercahaya.

Saking sakralnya, orang biasa sempat dilarang mendaki gunung tersebut, terutama wanita. Larangan ini berlangsung selama beberapa abad sampai tiba era restorasi Meiji. Hanya para samurai saja yang biasa melakukan pelatihan rahasia di area kaki gunung Fuji, tepatnya di dekat daerah yang sekarang bernama kota Gotemba. Pendakian pertama di puncak gunung ini tercatat dilakukan oleh seorang biksu tak dikenal pada tahun 663 kalender Jepang, atau sekitar abad 12-13.

Gunung Kailash, Tibet


Image by jing wang from Pixabay

Kailash adalah gunung yang terletak di wilayah Tibet. Gunung Kailash memiliki tinggi 6.638 meter, menjadikannya gunung tertinggi di dunia yang tak pernah didaki. Gunung ini berkaitan erat dengan empat kepercayaan besar di Asia Selatan, yaitu Buddha, Hindu, Jainisme, dan Bonpo. 

Oleh pemeluk agama Hindu, Gunung Kailash dipercaya sebagai tempat tinggal Siwa, dewa terkuat dalam mitologi Hindu. Gunung Kailash juga merupakan sumber air utama bagi sungai-sungai besar yang mengalir di Tibet, Nepal, dan India.

Selama ribuan tahun gunung ini telah didatangi oleh para pemeluk agama untuk melakukan berbagai ritual. Kebiasaan ini masih berlanjut sampai sekarang. Setiap tahunnya pemeluk agama-agama melakukan perjalanan dan aktivitas di kaki gunung Kailash.

Tetapi tak ada yang pernah mendaki puncaknya. Semua aktivitas religius itu dilakukan di kaki Gunung Kailash. Mendaki gunung Kailash dianggap tabu, mengganggu kesakralan area gunung. Namun mengitari area kaki gunung sejauh puluhan kilometer dianggap mampu menghapus dosa seumur hidup.

Gunung Rinjani, Indonesia


Photo: Yon illahi/Wikipedia

Anda akan melihat surga kalau bisa menjejakkan kaki di puncak Rinjani. Menurut orang-orang yang pernah melakukannya, pemandangannya memang benar-benar aduhai. Sangat sesuai dengan usaha keras untuk menuju tempat ini. Namun, seperti deretan gunung di daftar ini, Rinjani juga menyimpan banyak cerita mistis. Salah satunya adalah tentang Segara Anak.

Segara Anak ini adalah danau yang ada di Gunung Rinjani. Konon dikatakan jika danau ini dihuni oleh bangsa jin yang dipimpin oleh seorang ratu bernama Enjeni. Semua orang dilarang untuk melakukan hal-hal yang negatif selama di sini. Berbicara kotor, bikin gaduh dan lain sebagainya. Bisa-bisa penunggunya marah dan mungkin akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. *** (SS)

SHARE