Ponsel Gaming dari Perusahaan Game Ternama Cina - Male Indonesia
Ponsel Gaming dari Perusahaan Game Ternama Cina
MALE ID | Digital Life

Tren game mobile yang tengah menjamur sejak beberapa tahun belakangan turut mendongkrak popularitas smartphone gaming. Selain vendor ponsel, rupanya tak sedikit pelaku industri game yang juga berniat menciptakan perangkat pintar untuk gaming.

smartphone gaming - Male Indonesia
Photo: Pexels.com

Seperti dilansir dari GSM Arena, Tencent mengungkapkan rencananya memiliki produk smartphone gaming. Informasi dari pihak Tencent menyebut, perusahaan tengah membicarakan kerja sama dengan beberapa perusahaan smartphone, seperti ASUS, Motorola, Xiaomi, dan Weitai Technology.

Kabar ini pertama kali mencuat pada Februari 2019 lalu. Kini, Tencent disebut hendak menggunakan prosesor Qualcomm Snapdragon pada smartphone gaming mereka. Oleh karena itu, muncul anggapan bahwa Tencent juga sedang berdiskusi dengan Qualcomm.

Tencent digadang-gadang menggunakan Qualcomm Snapdragon 855 di smartphone gaming buatannya yang akan dibanderol seharga 740 USD atau setara 10,4 juta rupiah. Selain itu, pihak Tencent siap berkolaborasi menyediakan riset dan pengembangan software serta hardware dari produk mereka.

Informasi lain juga menyebutkan, keempat perusahaan seperti ASUS, Motorola, Xiaomi, dan Weitai Technology menyambut positif kerja sama dengan Tencent. Mereka memilih Tencent agar dapat menguasai pasar game dan smartphone gaming, khususnya di Cina.

Mengutip Abacus News, saat ini pasar smartphone di Negeri Tirai Bambu sudah cukup jenuh. Namun, di segmen perangkat gaming, Black Shark dari Xiaomi, Nubia dari ZTE, dan ROG milik ASUS menjadi brand yang menguasai pangsa pasar di sana.

Sejauh ini, Tencent memang tidak banyak fokus ke bisnis hardware. Beberapa yang mereka kembangkan adalah perangkat smart speaker, terhubung ke teknologi internet Tencent. Sisanya, industri game masih jadi kontribusi terbesar pendapatan perusahaan, yaitu Arena of Valor (AOV) dan PUBG Mobile.

Bahkan Tencent juga dikabarkan berencana membawa game bergenre battle royale terbaru, Apex Legends ke perangkat mobile. Mereka tengah berusaha menjalin kerja sama dengan Electronic Arts untuk menyediakan game tersebut dalam versi Cina, dikutip dari South China Morning Post.

Karena bisnis paling menguntungkan bagi Tencent adalah layanan internet dan game, tampaknya mereka perlu memiliki alasan yang sangat kuat untuk ikut terjun ke bisnis hardware, apalagi memproduksi smartphone sendiri. [GP]

SHARE