Dart, Menikmati Olahraga Simpel & Menghibur - Male Indonesia
Dart, Menikmati Olahraga Simpel & Menghibur
Gading Perkasa | Sport & Hobby

Dart adalah permainan papan target dengan cara melemparkan sebuah anak panah kecil mirip jarum. Anda tentu sering melihatnya di beberapa pusat olahraga, bar hingga kafe. Namun, bagaimana bila dart dijadikan kejuaraan?


Photo: Hasan Albari from Pexels

Sebagai permainan sederhana, dart sangatlah menarik. Dan Anda akan kaget saat kejuaraan dart ditonton oleh ribuan orang serta disiarkan secara langsung di banyak stasiun televisi.

Di kejuaraan tersebut, para peserta melemparkan anak panah kecil ke tengah atau bisa juga disebut dengan bullseye. Rupanya, ada cerita panjang mengapa olahraga simpel ini sangat digandrungi orang-orang, khususnya mereka di Eropa dan Amerika.

 
 

Dart sebagai Budaya
Seperti dilansir dari ESPN, jauh sebelum terkenal sampai sekarang, ternyata dart sudah menjadi budaya di tanah Eropa. Pada saat Perang Dunia I, hampir semua tentara akan membawa anak panah kecil di dalam tas. Tujuannya untuk bermain dart ketika waktu istirahat tiba.

Setelah Perang Dunia I selesai, hampir seluruh bar dan pub di Inggris, Jerman, Belanda, Prancis, dan sejumlah negara di Eropa pasti menyediakan papan dart untuk dimainkan pengunjung. Dari situ, dart dikenal sebagai permainan tradisional yang lantas mendarah daging di masyarakat Eropa.

Pada dasarnya, dart bukan sekadar melemparkan anak panah ke tengah papan target. Saat permainan dimulai, Anda akan diberi nilai 501 dan harus menghabiskan nilai tersebut. Jauh lebih baik kalau Anda melempar anak panah ke target secara sempurna. Orang yang sanggup menghabiskan nilai 501 dengan cepat keluar sebagai pemenang.

Perpaduan Budaya dan Entertainment
Kembali ke pertanyaan sebelumnya, apa yang membuat orang rela melihat dart? Selain dikenal sebagai permainan budaya yang sudah mengakar, para penonton rupanya juga memberikan apresiasi tinggi kepada para pemain dart profesional.

Sebagai catatan, rata-para pemain dart profesional mampu melesakkan tiga anak panah kecil di tempat yang sama secara berturut-turut.

Sementara itu, penonton yang menyaksikan kejuaraan dart senantiasa datang dengan penampilan serba unik. Saat sebuah budaya dan entertainment dipadukan, akan ada ribuan hingga puluhan ribu orang menikmati permainan tersebut. [GP]

SHARE