Seminar We All RiiSE Bersama Accor Hotels - Male Indonesia
Seminar We All RiiSE Bersama Accor Hotels
Kontributor | Whats Up

Setelah 6 tahun sukses dengan program WAAG (Woman at Accor Generation), AccorHotels sebagai jaringan hotel internasional terkemuka telah mengumumkan kampanye RiiSE sebagai identitas baru untuk mendukung keberagaman.

Diluncurkan di Skyloft Restaurant All Seasons Jakarta Thamrin, seminar ini menghadirkan Bapak Carlos Monterde - GM Fairmont Jakarta, Bapak Engkun Kurnia - GM Grand Mercure Bandung Setiabudi, dan Ibu Riana Tobing - Talent Manager AccorHotels.  

Dibuka dan disambut oleh Ibu Lisa P Sanjoyo sebagai ketua panitia Riise, acara ini dihadiri oleh perwakilan karyawan dan manajer 35 hotel dari berbagai brand AccorHotels di Jakarta dan sekitarnya, yaitu Raffles, Fairmont, Pullman, Grand Mercure, Novotel, Mercure , ibis Styles (termasuk All Seasons), ibis, dan ibis budget.

Setiap tanggal 21 April, masyarakat di seluruh Indonesia memperingati hari Kartini, pahlawan pemberdayaan perempuan Indonesia. Sebagai pelopor emansipasi.

Kartini menekankan tentang pentingnya pendidikan bagi perempuan sebagai guru pertama bagi anak-anak mereka. Bersamaan dengan perayaan Hari Kartini tersebut, AccorHotels Jabodetabek mengadakan seminar dengan tema “We all RiiSE to new heights and new horizon”

Berganti nama menjadi RiiSE, program baru dari AccorHotels terbuka untuk pria dan wanita. Huruf “ii” ganda pada RiiSE melambangkan orang-orang yang berkomitmen pada nilai saling berbagi ilmu pengetahuan, solidaritas dan bersama-sama memerangi stereotip.

Melalui program pendampingan pada tahun 2018, ada 900 pasangan di 20 negara yang mendukung mempromosikan perempuan yang berbakat ke posisi dan tanggung jawab tanpa bentuk diskriminasi.

Ibu Lisa sebagai RiiSE committee berkata, “Saya bangga menjadi bagian dari kampanye ini. Karena kami yakin RiiSE akan memberikan contoh bahwa mempromosikan keragaman gender adalah tugas semua orang tanpa memandang gender mereka sendiri. Dengan kesetaraan gender dan semangat memerangi stereotip, kami akan mencapai tujuan baru untuk secara aktif mempromosikan pengakuan semua bakat."

SHARE