Makanan Kelas Bawah Inggris yang Kini Naik Takhta - Male Indonesia
Makanan Kelas Bawah Inggris yang Kini Naik Takhta
Gading Perkasa | Relax

Selama ini orang mengenal fish and chips, ikan goreng tepung yang ditemani saus tartar sebagai hidangan Inggris. Padahal, faktanya tidaklah demikian.

Pixabay

Pada awalnya, fish and chips dibuat oleh warga Marrano di Portugal pada abad ke-16. Populer di berbagai belahan dunia, awalnya makanan ini diasosiasikan sebagai hidangan kelas bawah.

Dalam bukunya yang berjudul A Tale of Two Cities, Charles Dickens dan Henry Mayhew menegaskan bahwa fish and chips adalah makanan kaum proletar di tahun 1861. Namun predikat itu berubah saat restoran kelas atas seperti The Ivy dan Scott’s di London mulai menyajikannya.

The Book of Jewish Food menyebut, ikan goreng tepung adalah peninggalan kaum Marrano Portugal yang datang ke Inggris pada abad ke-16 melalui Belanda. Cara mengolah makanan dengan cara digoreng belum jamak ditemukan di Inggris, sebab ikan segar hanya bisa dikonsumsi oleh bangsawan dan masyarakat di pinggir pantai.

Keadaan pun berubah saat masuknya rel kereta yang memudahkan transportasi. Pada hari Jumat, kaum Marrano menggoreng ikan dan keesokan harinya mereka mengonsumsi ikan yang sudah dingin karena hari itu dilarang memasak atau menyalakan api.

Ikan goreng yang akan disajikan dingin memerlukan adonan tepung khusus supaya mudah basi dan lemak meresap ke dalam ikan. Minyak yang digunakan pun harus berkualitas tinggi demi menjaga rasanya.

Masyarakat Yahudi juga tidak mengonsumsi ikan yang tidak mempunyai sisik atau sirip. Jika akan dinikmati bersama produk susu, maka ikan harus digoreng.

Di tahun 1544, makanan favorit para pengungsi Marrano adalah ikan goreng yang dicelupkan telur dan remahan roti. Dua abad kemudian, Hannah Glasse menuliskan, Lady Montefiore merekomendasikan ikan digoreng dalam florence oil atau minyak zaitun.

Fish and chips dijual secara terpisah dalam jangka waktu lama. Pada tahun 1860, seorang bernama Joseph Malin berhasil membuka gerai fish and chips yang memadukan ikan dan kentang.

Hidangan itu pun dideklarasikan sebagai hidangan nasional Inggris oleh The New York Times pada tahun 1928 yang menyebutnya sebagai “England’s hot dog is fish and chips”. [GP]

SHARE