Suburnya Permintaan Foto, Photobook Kian Diminati - Male Indonesia
Suburnya Permintaan Foto, Photobook Kian Diminati
MALE ID | Whats Up

Meningkatnya permintaan foto untuk fotografer berpengaruh terhadap meningkatnya permintaan untuk cetak photobook atau album foto. Hal ini tentu menjadi kabar baik untuk seluruh industri cetak foto di Indonesia. 

Di tahun 2019, seluruh industri cetak foto  mau tidak mau akan saling bersaing untuk menjadi yang terbaik. Yang bisa mengikuti permintaan fotografer seperti kualitas, akan mengalami kenaikan, tapi bagi yang tidak, otomatis akan menghilang. “Menjadi ancaman juga belum tentu, tergantung bagaimana setiap vendor menyikapinya,” Ungkap CEO Photostory, Wahib Kazhim.

Photostory yang baru berdiri setahun sejak 2017, bisa dikatakan berhasil memuaskan 3000 Lebih fotografer terhadap hasil cetaknya. Diketahui dalam akun instagramnya, photostory menerapkan sistem member. "Jadi teman-teman fotografer yang suka mencetak photobook wedding, atau event lainnya, otomatis jadi member dan mendapatkan harga jauh lebih murah," kata Kazhim.

Wahib Kazhim juga menceritakan bahwa, photostory sudah memiliki total 5000 Lebih member, yang 3000 Lebihnya adalah fotografer. “Sebenarnya simple saja, yang membedakan photostory dengan cetak foto lainnya adalah kemudahan, kecepatan, dan kualitas pastinya. Fotografer itu suka yang simple, dan disini fotografer cukup upload foto dan terima jadi," katanya.

"Prosesnya juga nggak lama, sehari bisa jadi. Kualitas di photostory juga standard fotografer. Jadi mungkin itu yang bikin 3000 Lebih member fotografer ketagihan cetak disini mas,” sambung Kazhim.

Layanan preview, kata Kazhim, sekali sebelum naik ke cetakan dari photostory, menjadi kepuasan tersendiri bagi fotografer untuk melihat terlebih dahulu sebelum mencetak. “Setelah hasil photobooknya jadi, kami (photostory) juga memberikan garansi produk, jadi kalau ada cacat atau tidak puas, kami ganti baru secara gratis,” tutupnya. ***

SHARE