Liburan Menantang di Negara Terliar di Bumi - Male Indonesia
Liburan Menantang di Negara Terliar di Bumi
Sopan Sopian | Relax

Dari semua petualangan epik di seluruh dunia, tidak ada yang sebanding dengan safari Afrika klasik. Di antara pemandangannya yang memesona, margasatwa yang mempesona, dan budaya yang penuh warna, tak heran benua ini telah lama memikat wisatawan yang ingin tahu dari seluruh dunia.

maxpixel.net

Ada 54 negara yang membentuk jejak geografis Afrika, tetapi sangat sedikit pengunjung yang berani melintasi batas atraksi bintangnya, termasuk tujuan ikonik seperti Cagar Alam Nasional Maasai Mara di Kenya, Okavango Delta di barat laut Botswana, dan Taman Nasional Kruger Afrika Selatan.

Tetapi untuk pengalaman yang benar-benar spektakuler yang memadukan semua pesona Afrika dengan mistik yang tidak biasa, pertimbangkan untuk memesan penerbangan ke Namibia. Karena berikut ini alasan mengapa Anda perlu liburan ke Negara terliar di bumi itu.

Satwa Liar
Salah satu fitur paling menarik di Namibia adalah keanekaragaman satwa liar yang menjadikannya kampung halaman mereka. Selain singa, macan tutul, badak, gajah, dan kerbau. Ada banyak spesies langka lainnya yang layak dicari. 

Contohnya puku antelope, cheetah, gemsbok, musang madu, burung unta, hyena coklat, dan banyak lagi. Di pantai, banyak koloni anjing laut, lumba-lumba heaviside, dan paus yang migrasi.

Bentang Alam Berkilau
Penduduk setempat menyebut negara itu sebagai "tanah yang diciptakan Tuhan dalam kemarahan" karena latar belakangnya yang drastis, dramatis, dan terus berubah. Dalam sekejap, bentangan tandus tanah retak, kering mengering untuk mengungkapkan bukit pasir menjulang yang membentang ke arah awan. 

Formasi batuan dolomit hitam bergerigi bersinar dan berkilau di bawah sinar matahari yang luar biasa. Kemudian, tiba-tiba, sebuah oasis yang subur bermunculan ke kehidupan, menarik gajah yang lapar, babon yang lucu, dan kawanan burung langka untuk mencari kelegaan.

Berinteraksi dengan Orang Himba
Himba adalah sekelompok masyarakat adat. Populasi mereka diperkirakan sekitar 50.000 dan mereka dianggap sebagai orang semi nomaden terakhir di negara itu. Banyak Himba benar-benar menghindari Westernisasi, tetapi itu tampaknya berubah ketika generasi yang lebih baru memilih untuk merangkul gaya hidup yang lebih modern. 

Para wanita Himba dikenal karena penampilannya yang mencolok, yang meliputi pakaian rinci, perhiasan, dan gaya rambut yang rumit (yang digunakan untuk melambangkan usia, status perkawinan, dan peringkat sosial). 

Para wanita Himba juga menutupi kulit mereka dengan pasta otjize berwarna merah yang terbuat dari lemak mentega dan oker untuk membersihkan kulit mereka dan memberikan perlindungan dari gigitan nyamuk dan sinar matahari yang berbahaya.

Menemukan Badak yang Terancam Punah
Dari semua hewan yang ditemukan di perbatasan Namibia, badak hitam mungkin yang paling berharga. Sementara ribuan demi ribuan pernah melintasi negara itu, pemburu liar hampir membuat spesies ini punah total. Untungnya, upaya telah dilakukan untuk mempelajari, memantau, dan melindungi spesies yang terancam punah sebelum mereka menghilang selamanya. 

Nikmati Stellar Stargazing
Kebanyakan orang begitu terbiasa dengan polusi cahaya sehingga mereka lupa betapa memukau langit malam yang cerah. Namibia termasuk di antara beberapa destinasi pengamatan bintang terbaik di dunia. Di sini, wisatawan dapat menyaksikan langit tak berawan yang diterangi oleh rasi bintang yang berkelap-kelip dan dipenuhi bintang jatuh. 

Pada malam yang sangat cerah, pastikan mata Anda tetap terbuka untuk planet dan Awan Magellan yang muncul di karya agung malam. Banyak kamp dan pondok bahkan memiliki dek observasi khusus dan menawarkan teleskop untuk digunakan para tamu. *** (SS)

SHARE