Momen yang Memungkinkan Anda Harus Berbohong - Male Indonesia
Momen yang Memungkinkan Anda Harus Berbohong
Gading Perkasa | Relationships

Kejujuran tentu jadi hal utama untuk hubungan yang sehat dan bahagia. Tapi ternyata, tidak selamanya berkata jujur bisa menjamin hubungan terjaga baik dan tanpa konflik. Ada kalanya berbohong demi kebaikan atau white lies perlu agar meminimalkan segala perdebatan yang tidak penting.

Photo by Kyle Bearden on Unsplash

Seperti dilansir dari Your Tango, sebuah penelitian yang dipublikasikan oleh jurnal Communication Quarterly menyebut rata-rata pasangan saling berbohong sebanyak tiga kali seminggu dan menyebutnya dengan istilah deceptive affection. Hal ini sebenarnya dilakukan untuk memperkuat sebuah hubungan.

Tapi selingkuh, bohong soal keuangan, atau memanipulasi pasangan bukan termasuk white lies. Berikut momen dimana Anda tidak harus jujur pada pasangan. Yaitu:

Saat dia menanyakan mantan

Rasa ingin tahu yang berkaitan dengan hubungan Anda sebelumnya agaknya lumrah saja. Tetapi, dia tidak perlu tahu detail berapa banyak mantan Anda, latar belakang, atau apa saja yang sudah Anda ‘perbuat’ bersama mantan kekasih.

Membeberkan terlalu banyak detail pada pasangan bisa membuat ia dilanda cemburu, insecure dan membandingkan diri.

Saat Anda tertarik pada wanita lain

Tertarik pada wanita lain bukan berarti Anda benar-benar ingin menjalin hubungan serius dengan dia. Itu wajar bagi pria. Meski sudah punya pasangan, tak menutup kemungkinan Anda akan mengagumi wanita yang bukan pasangan Anda. Misalnya, wanita tersebut adalah model seperti Barbara Palvin atau Irina Shayk.

Jadi, Anda tidak perlu terlalu jujur pada pasangan. Lain halnya kalau Anda mau membuat masalah dan ‘perang’ dengan si dia.

Saat Anda tidak menyukai teman-temannya

Dalam hal ini, rasanya Anda juga tidak usah gamblang mengungkapkan padanya. Kecuali jika teman-temannya berulah pada Anda, baik lewat kata-kata maupun tindakan.

Saat Anda secara langsung menyebut bahwa Anda tidak menyukai pergaulannya bersama teman-temannya, itu dapat membuatnya tertekan lantaran dihadapkan pada pilihan.

Solusinya, tidak perlu mengenal teman-temannya lebih jauh. Bila pasangan sedang berkumpul bersama mereka dan mengajak Anda, katakan saja bahwa Anda mempunyai pekerjaan mendadak yang harus segera diselesaikan.

Saat hadiah darinya kurang menarik

Sesekali wanita akan menyiapkan kejutan buat Anda, seperti memberi hadiah. Begitu tahu isi hadiahnya, Anda kurang tertarik lantaran tidak cocok dikenakan. Tetap hargai usahanya. Paling tidak, simpan pemberian si dia di dalam lemari kalau Anda enggan memakainya. [GP]

SHARE