Terkena Hujan, Lakukan Ini Agar Tidak Sakit - Male Indonesia
Terkena Hujan, Lakukan Ini Agar Tidak Sakit
Gading Perkasa | Sex & Health

Terkena hujan dipercaya dapat membuat tubuh sakit. Sebab, air hujan mengandung banyak kuman dan bakteri. Benarkah anggapan tersebut? Bagaimana caranya agar Anda terhindar dari penurunan kondisi tubuh usai hujan-hujanan?

Photo by Aleksandar Pasaric from Pexels

Yang menjadi masalah, beberapa orang akan merasa tidak enak badan lantaran tubuhnya basah akibat hujan. Penyakit yang timbul antara lain demam, tak jarang disertai flu.

Demi menjaga kondisi tubuh setelah terkena hujan, segera lakukan beberapa langkah ini, melansir dari Hello Sehat.

Lepas Pakaian yang Basah
Salah satu alasan kenapa mengalami sakit setelah kehujanan yaitu suhu tubuh menurun akibat kebasahan dan kedinginan. Turunnya suhu tubuh dapat mengakibatkan sistem imun sedikit melemah.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa rhinovirus dapat berkembang baik pada suhu yang lebih rendah dari 37 derajat Celsius. Suhu itu adalah rata-rata suhu tubuh ketika seseorang kehujanan.

Rhinovirus tentu sulit ditaklukan oleh sistem imun yang lemah. Akibatnya, virus pun menyebabkan infeksi di dalam rongga hidung. Anda pun dapat terkena berbagai penyakit, seperti sakit tenggorokan, hidung tersumbat, batuk, dan demam.

Supaya tidak kedinginan karena kehujanan dan sistem imun tidak melemah, segera lepaskan pakaian yang basah.

Mandi Air Hangat dan Keringkan Tubuh
Setelah pakaian dilepas, bersihkan diri. Tindakan ini dapat menghilangkan semua kuman yang menempel di kulit, baik dari genangan air hujan atau jalanan.

Di samping itu, mandi air hangat setelah terkena air hujan juga membantu menaikkan suhu tubuh. Namun, jangan terlalu lama. Cukup 10 hingga 15 menit saja agar kulit tidak kering. Selanjutnya, keringkan tubuh terutama rambut.

Pakai baju yang Cukup Hangat
Suhu di ruangan akan menurun usai hujan. Dalam menjaga suhu tubuh, dianjurkan memakai pakaian yang lebih tebal untuk menghangatkan tubuh dan mencegah sakit.

Menyantap Makanan Hangat
Menghirup udara kering dan dingin menyebabkan pembuluh darah di saluran pernapasan bagian atas menyempit, sehingga mencegah sel-sel darah putih mencapai selaput lendir untuk melawan rhinovirus.

Karena itu, Anda perlu menghirup udara yang lebih lembap dan hangat. Cobalah membuat teh hangat, hirup beberapa kali sebelum diminum supaya jalan pernapasan lebih lancar.

Bila dirasa kurang, istirahat secukupnya. Dengan demikian, Anda akan terhindar dari sakit setelah kehujanan. [GP]

SHARE