Bingung Rute MRT, Anda Bisa Gunakan Cara Ini - Male Indonesia
Bingung Rute MRT, Anda Bisa Gunakan Cara Ini
Sopan Sopian | Digital Life

Moda Raya Terpadu atau MRT Jakarta, kini adalah salah satu moda transportasi baru masyarakat Jakarta untuk melakukan pulang pergi. Kereta MRT yang diberi nama Ratangga ini mulai beroperasi normal dan berbayar per 1 April 2019. 

pxhere.com

MRT Jakarta sendiri dijadwalkan beroperasi mulai pukul 05.30 hingga kereta terakhir pukul 22.01. Bagi Anda yang ingin mengguna moda transportasi baru di Jakarta ini. Anda bisa mengecek jadwal via smartphone yang Anda miliki. Cara bisa melalui Google maps.

Google Maps, layanan peta dan navigasi lintas perangkat dari Google, telah memasukkan rute dan jadwal transportasi Moda Raya Terpadu (MRT) yang beroperasi dari Lebak Bulus menuju Bundaran HI.

Cara mengakses rute MRT Jakarta sama seperti mencari rute di aplikasi Google Maps yang dapat dilihat pada gawai (gadget), baik itu poonsel pinter, tablet maupun laptop.

 
 

Pengguna tinggal memasukkan lokasi tujuan pada search bar, dan Google akan menampilkan jarak serta perkiraan waktu perjalanan. Klik "transit" atau ikon kereta untuk melihat angkutan umum, pengguna akan melihat pilihan transportasi umum yang tersedia, termasuk MRT (Mass Rapid Transit) jika lokasi yang dituju dilewati transportasi umum moda teranyar tersebut.

Jika mengklik ikon MRT, pengguna bisa melihat jadwal keberangkatan kereta di lokasi stasiun terdekat. Melalui keterangan pers, pihak Google Indonesia menuturkan bahwa, dengan ketersediaan informasi ini, sekarang semura orang bisa tahu kapan kereta (MRT) akan tiba beserta rute yang akan pengguna lewati. 

Google Indonesia juga berharap bahwa, penambahan informasi untuk Ratangga (kereta MRT Jakarta) di Google Maps ini dapat membantu dan memudahkan warga Jakarta bahkan pendatang dalam merencanakan perjalanan para pengguna sehari-hari.

Sekretaris Perusahaan PT MRT Jakarta, Muhammad Kamaludin menyatakan peta rute MRT di Google Maps dapat mempermudah pengguna yang ingin naik transportasi tersebut.

"Selain itu, melalui dukungan fitur Google Maps ini diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas layanan MRT Jakarta secara keseluruhan untuk mewujudkan penyediaan transportasi publik dengan standar internasional," kata M. Kamaludin.

Google Maps yang juga memiliki fitur data satelite untuk melihat kawasan yang diinginkan, memasukkan hampir semua pilihan angkutan umum yang tersedia, misalnya di Jakarta, pengguna bisa melihat opsi angkutan umum berupa bis TransJakarta, kereta Commuter Line serta ojek online dengan navigasi yang informatif dan mudah dipahami penggunanya. *** (SS)

SHARE