Penyakit yang Renggut Harapan Vokalis Sugar Ray - Male Indonesia
Penyakit yang Renggut Harapan Vokalis Sugar Ray
Gading Perkasa | News

Vokalis band Sugar Ray, Mark McGrath mengaku bahwa kondisi fisiknya sudah tak memungkinkan untuk tampil di atas panggung seperti pada awal 2000-an dulu. McGrath mengatakan, ia kehilangan pendengaran.

wikimedia commons

“Saya tuli kini. Dan saya tak dapat mendengar apa pun,” kata McGrath saat diwawancara oleh DailyMail TV, seperti dilansir dari Entertainment Tonight.

“Bertahun-tahun di jalanan dan saya berada di depan panggung dan drum. Frekuensinya sangat tinggi. Saya akan bisa memperhatikan orang dan mereka mengatakan namanya, lalu saya tak dapat mendengar,” katanya lagi.

Mark McGrath pernah menjadi bagian penting dari musik generasi 90-an bersama band Sugar Ray. Band ini melahirkan sejumlah lagu hits di akhir 90-an dan awal 2000-an, seperti Fly, Someday, dan Every Morning.

“Ini sangat menakutkan, karena pekerjaan saya mendengar. Ke depannya jelas menjadi kekhawatiran saya,” tutur McGrath.

Kehilangan pendengaran yang dialami oleh McGrath lantaran selama bertahun-tahun ia tak menggunakan alat bantu dengar saat konser. Hal itu sebenarnya sudah diperingatkan oleh para ahli pendengaran kepadanya.

Vokalis dan penyanyi rata-rata menggunakan alat bantu pendengaran ketika tampil di atas panggung untuk membantu dan menjaga telinga dari dentuman suara alat musik yang berfrekuensi tinggi.

Sebaliknya, yang dilakukan oleh Mark McGrath yaitu tidak mengenakan alat tersebut. Alhasil risiko kehilangan pendengaran tak dapat dihindari lagi.

“Beruntungnya bagi generasi sekarang, mereka mengenakannya. Saya cukup bodoh tidak menggunakan alat bantu dengar. Saya masih butuh suara-suara dan aroma konser dan itu termasuk pendengaran saya,” ucap dia.

Ia juga mengaku telah diberi peringatan untuk menghentikan tur karena masalah pendengaran yang dimiliki, bahkan menyebut sering diingatkan tapi tidak peduli. Kini, McGrath hanya meratapi dirinya benar-benar tak bisa melakukan konser.

“Anda tak dapat memperbaiki pendengaran yang rusak. Sekalinya hilang, maka hilang sudah. Anda hanya bisa berharap menghentikan kerusakannya,” kata McGrath.

Sebagai catatan, Sugar Ray tercatat telah merilis enam album, Lemonade and Brownies (1995), Floored (1997), 14:59 (1999), Sugar Ray (2001), In the Pursuit of Leisure (2003), dan Music for Cougars (2009). [GP]

SHARE